Enam Desa Terendam, Puluhan Warga Cigudeg Bogor Dievakuasi

Anggota BPBD Kabupaten Bogor melakukan penanganan evakuasi di lokasi bencana, Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkab Bogor

Enam Desa Terendam, Puluhan Warga Cigudeg Bogor Dievakuasi

Silvana Febiari • 20 April 2026 15:38

Kabupaten Bogor: Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Cigudeg setelah hujan deras berintensitas tinggi. Luapan air merendam enam desa pada Sabtu malam, 18 April 2026.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana tersebut. Seluruh jajaran terkait langsung dikerahkan ke lokasi untuk merespons kondisi darurat.

“Sejak laporan masuk, kami langsung mengerahkan seluruh unsur terkait untuk turun ke lapangan. Saat ini kami fokus pada keselamatan warga dan percepatan penanganan, agar kondisi segera terkendali dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Rudy, dilansir dari Antara, Senin, 20 April 2026. 
 


Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat Kejadian Bencana, banjir terjadi akibat meningkatnya debit air yang menggerus tembok penahan tanah (TPT) di sejumlah titik. Aliran kali tersumbat dan meluap ke permukiman warga.

Luapan air bahkan kembali terjadi pada malam hari dan langsung ditangani oleh petugas di lapangan untuk mencegah dampak yang lebih luas. Sedikitnya enam desa terdampak yakni Desa Cintamanik, Argapura, Bangunjaya, Renggasjajar, Batujajar, dan Tegallega.

Sebanyak 50 warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan masjid terdekat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun tercatat 25 rumah rusak ringan dan tiga rumah rusak berat.


Tim BPBD menurunkan tim reaksi cepat setelah banjir merendam permukiman warga di lima kecamatan dan tujuh desa, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 18 April 2026. Dokumentasi/ BPBD Kab. Bogor


Atas arahan Bupati Bogor, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bogor bersama unsur kecamatan, TNI-Polri, Satpol PP, Tagana, dan aparat desa bergerak cepat melakukan kaji cepat, penanganan sesuai SOP kebencanaan, serta edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Penanganan juga dilakukan pada instalasi listrik oleh PLN guna memastikan keamanan warga di lokasi terdampak. Selain penanganan darurat, bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor mulai tiba dan segera disalurkan kepada warga terdampak dengan prioritas kebutuhan mendesak seperti perlengkapan bayi, selimut, pakaian bersih, dan bahan pokok.

Rudy menegaskan pemerintah daerah juga menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan infrastruktur serta normalisasi aliran sungai. Hal ini dilakukan guna mencegah bencana serupa kembali terjadi.

“Saya minta seluruh jajaran tetap siaga dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan terbaik. Kita hadir untuk masyarakat,” ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)