Ustaz Das’ad Latif menyampaikan ceramah dalam program Cahaya Hati Metro TV yang mengangkat kisah keteladanan Siti Khadijah dan para sahabat Nabi dalam perjuangan dakwah Islam. (Foto: Dok. Metro TV)
Das'ad Latif Ajak Umat Teladani Pengorbanan Khadijah dan Sahabat Nabi
Duta Erlangga • 15 March 2026 13:40
Jakarta: Ustaz Das'ad Latif mengajak umat Islam meneladani ketulusan dan pengorbanan para tokoh awal Islam dalam memperjuangkan dakwah Nabi Muhammad SAW.
Dalam ceramah pada program Cahaya Hati Metro TV, Ustaz Das’ad Latif mengisahkan sosok Siti Khadijah, istri Rasulullah yang dikenal sebagai Ummul Mukminin.
Sebelum menikah dengan Nabi Muhammad SAW, Khadijah dikenal sebagai salah satu wanita terkaya di Mekkah. Namun setelah mendampingi Rasulullah dalam perjuangan dakwah, ia rela mengorbankan seluruh hartanya untuk kepentingan Islam.
Dalam ceramah tersebut diceritakan bahwa menjelang wafatnya, Khadijah meminta putrinya Fatimah untuk mengambil sorban Rasulullah yang biasa digunakan ketika menerima wahyu.
Khadijah disebut merasa malu untuk meminta langsung kepada Rasulullah. Pada saat itulah, menurut kisah yang disampaikan dalam ceramah tersebut, malaikat datang membawa pesan bahwa Allah menyampaikan salam kepada Khadijah dan menjanjikan istana di surga yang terbuat dari mutiara.
Das’ad Latif juga menggambarkan kesederhanaan Khadijah pada masa-masa akhir hidupnya. Ia disebut mengenakan pakaian yang telah berkali-kali ditambal setelah seluruh hartanya digunakan untuk mendukung dakwah Nabi.
Kisah Teladan Para Sahabat Nabi
Selain kisah Khadijah, Das’ad Latif juga menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW bersama para sahabatnya di Madinah.Dikisahkan pada suatu hari yang sangat panas, Abu Bakar Ash-Shiddiq keluar dari rumah menuju masjid karena tidak tahan dengan panas dan rasa lapar. Tidak lama kemudian, Umar bin Khattab juga datang ke masjid dengan alasan yang sama.
Keduanya kemudian bertemu dengan Rasulullah SAW yang mengajak mereka mendatangi rumah Abu Ayyub Al- Anshari.
Abu Ayyub dikenal sebagai sahabat Nabi yang dermawan. Ketika Rasulullah dan para sahabat datang, ia menyambut mereka dengan menyediakan hidangan berupa kurma, roti, dan daging.
Dalam kisah tersebut, Nabi Muhammad SAW mengingatkan bahwa setiap nikmat yang dikonsumsi manusia akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.
Melalui kisah tersebut, Das’ad Latif mengingatkan umat Islam agar menjaga kehalalan makanan dan tidak kembali kepada kebiasaan yang dilarang setelah Ramadan berakhir.
“Jangan sampai Ramadhan kita mampu menjaga diri kita dari sesuatu yang haram, setelah Ramadhan haram menjadi kebiasaan lagi dalam konsumsi sehari-hari,” ujar Das’ad Latif.