Pelaku penembakan di Gedung Putih. (Truth Social/@realDonaldTrump)
Fakta-Fakta Cole Tomas Allen, Pelaku Penembakan di Gedung Putih
Riza Aslam Khaeron • 26 April 2026 11:20
Jakarta: Pada hari yang sama saat Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membatalkan perundingan perdamaian dengan Iran di Islamabad, sebuah insiden penembakan terjadi di acara makan malam tahunan koresponden Gedung Putih pada Sabtu, 25 April 2026, waktu setempat.
Trump beserta jajaran pemimpin tinggi Amerika Serikat lainnya segera dievakuasi dalam kejadian tersebut.Terduga pelaku kini telah diamankan dan identitasnya telah terungkap. Berikut adalah fakta-fakta yang diketahui mengenai pelaku tersebut.
Siapa Pelaku Penembakan?

Tangkapan layar rekaman CCTV yang dibagikan Trump memperlihatkan seorang pria berlari melewati petugas keamanan Gedung Putih. (Truth Social/@realDonaldTrump)
Melansir media Sunday Times, pelaku penembakan ini diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen, pria berusia 31 tahun asal Torrance, California. Ia ditangkap oleh pihak kepolisian setelah mencoba menyerbu Washington Hilton dan saat ini tengah berada dalam tahanan.
Presiden Trump menyatakan dalam konferensi pers di Gedung Putih sekitar 90 menit pascaserangan bahwa pria bersenjata tersebut merangsek menuju detektor logam hotel dengan membawa "beberapa senjata api".
Melalui laman Truth Social miliknya, Trump juga membagikan rekaman keamanan CCTV hotel yang memperlihatkan seorang pria berpakaian hitam berlari melewati detektor logam dan petugas keamanan yang dengan cepat mencabut senjata mereka.
Pria yang dipersenjatai dengan shotgun tersebut sempat menembak ke arah agen Secret Service, mengenai rompi pelindungnya. Agen tersebut mengalami luka-luka dan sempat dilarikan ke rumah sakit.
Namun, Trump kemudian menyampaikan kepada media bahwa korban tersebut saat ini dalam kondisi yang baik.
Sebuah foto yang diambil oleh wartawan di lokasi kejadian menunjukkan tersangka berada di lantai lobi hotel dengan tangan terborgol di belakang punggung. Ia terlihat dalam kondisi tanpa baju, memiliki rambut cokelat pendek, janggut, dan kumis.
Latar Belakang Pelaku

Foto yang dibagikan Trump, tersangka ditangkap dan diborgol. (Truth Social/@realDonaldTrump)
Nama Cole Tomas Allen muncul di halaman situs web teknik mesin California Institute of Technology (CalTech), di mana ia tercatat sebagai mahasiswa sekitar tahun 2017. Rekaman publik juga menunjukkan alamat email CalTech atas nama Cole Tomas Allen dari Torrance, California.
Allen dilaporkan telah meraih gelar Sarjana Sains di bidang Ilmu Komputer dari California State University. Selain itu, nama Cole Allen tercatat di antara lulusan ilmu komputer California State University, Dominguez Hills (CSUDH) dalam program wisuda Mei 2025.
Melansir Sunday Times, diketahui pula bahwa Allen bekerja sebagai seorang guru dan baru-baru ini dinobatkan sebagai "guru terbaik bulan ini di wilayah Los Angeles".
| Baca Juga: Suara Kencang Diduga Tembakan Terdengar di Gedung Putih, Trump Dievakuasi |
Apa Motif Pelaku?
Hingga berita ini disusun, motif pelaku masih dalam tahap investigasi oleh pihak berwajib dan belum dipublikasikan kepada publik.Apakah Berhubungan dengan Perang Iran?
Saat ditanya apakah penembakan di acara makan malam koresponden tersebut berkaitan dengan perang AS-Israel melawan Iran, Trump menjawab, "Saya rasa tidak."Trump menyebut pria bersenjata itu sebagai "lone wolf” dan "orang gila", seraya menambahkan bahwa pelaku akan "menghabiskan sisa hidupnya di penjara".
"Dia sudah ditahan dan mereka sedang mengajukan banyak pertanyaan kepadanya," tambah Trump.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com