Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menerjunkan lebih dari 90 petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban di Kota Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/Rubby Jovan)
Pemerintah Temanggung Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Dikonsumsi
Media Indonesia • 21 May 2026 14:55
Temanggung: Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memastikan hewan kurban dari daerah itu sehat dan layak dikonsumsi saat Perayaan Iduladha 2026. Tim pemeriksaan kesehatan hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung rutin melakukan monitoring kesehatan ternak di pasar pasar hewan.
Ketua Tim Pemeriksaan Hewan DKPPP Kabupaten Temanggung Liana Nurul Wahyuningtyas, menyampaikan pemeriksaan hewan rutin dilakukan secara menyeluruh mulai dari pemeriksaan klinis hingga pemberian obat-obatan pendukung kesehatan ternak.
"Pemeriksaan dilakukan mulai dari bagian mulut untuk melihat ada tidaknya infeksi, kondisi mata untuk mendeteksi anemia, serta kesehatan kulit dan bulu juga diperiksa, termasuk kondisi anggota gerak ternak," kata Liana, Kamis, 21 Mei 2026.
Baca Juga :
"Monitoring rutin dilakukan untuk mengendalikan penyakit hewan menular sekaligus melakukan pengawasan terhadap ternak yang nantinya akan dijadikan hewan kurban," ungkap dia.
.jpeg)
Hewan kurban. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq.
Pemerintah Kabupaten Temanggung, menjamin ternak yang akan dijadikan hewan kurban merupakan ternak yang sehat sehingga dapat menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sejauh ini seluruh ternak yang diperiksa dipastikan dalam kondisi baik dan layak untuk diperjualbelikan.
Selain pemeriksaan kesehatan, pihaknya juga rutin memberikan obat-obatan dan vitamin untuk menjaga kondisi tubuh hewan agar tetap sehat. Juga pemberian obat cacing guna mengendalikan parasit di dalam tubuh ternak dan mengurangi risiko keberadaan cacing saat proses penyembelihan.
"Tujuannya agar daging yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi masyarakat,"pungkasnya. (MI/TS)