Gempa M5,8 di Laut Maluku Terasa hingga Manado dan Sofifi

Peta guncangan gempa bumi di Laut Maluku. (tangkapan layar)

Gempa M5,8 di Laut Maluku Terasa hingga Manado dan Sofifi

Lukman Diah Sari • 22 May 2026 09:45

Jakarta: Bencana gempa bumi dengan magnitudo (M) 5,8 terjadi di Laut Maluku, Jumat, 22 Mei 2026. Guncangan gempa itu dirasakan di sejumlah wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara. 

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengungkap sejumlah wilayah yang merasakan guncangan gempa. Intensitas guncangan gempa dirasakan berbeda-beda dengan skala MMI.


Peta sebaran gempa tektonik di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya. ANTARA/HO-BMKG

Gempa dirasakan di:

  • Batang Dua dengan skala intensitas III-IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah)

  • Sofifi, Halmahera Barat, Tidore, dan Manado, Sulawesi Utara dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

"Hingga pukul 08.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," jelas dia, keterangan resmi laman BMKG, Jumat, 22 Mei 2026. BMKG mencatat guncangan gempa tektonik terjadi pukul 08.05 WIB. Pusat gempa tepatnya di laut, pada jarak 117 Kilometer arah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan magnitudo (M) 5,9, kemudian diperbarui menjadi M5,8. Gempa tersebut punya kedalaman 38 km.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Wijayanto. 

Menurut dia, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)