Cerita Kennard Rae Siswa Berprestasi Penerima Beasiswa dari 6 Kampus Top Dunia

Kennard Jonathan Rae soswa penerima beasiswa dari 6 kampus top dunia

Cerita Kennard Rae Siswa Berprestasi Penerima Beasiswa dari 6 Kampus Top Dunia

Whisnu Mardiansyah • 25 May 2026 12:57

Jakarta: Seorang siswa SMA Kristen 3 Penabur (SMAK 3 PENABUR) Jakarta, Kennard Jonathan Rae, menorehkan prestasi yang gemilang. Ia diterima di enam perguruan tinggi bergengsi di dunia.

Keenam universitas tersebut adalah The Chinese University of Hong Kong - Shenzhen (CUHK-Shenzhen), The Hong Kong University of Science and Technology (HKUST), The University of Hong Kong (HKU), City University of Hong Kong (CityUHK), The Chinese University of Hong Kong (CUHK), serta National University of Singapore (NUS).

"Untuk di CityUHK, saya berhasil mendapatkan full tuition scholarship, yaitu beasiswa yang menanggung seratus persen biaya kuliah selama masa studi," ujar Kennard.

Setelah berhasil diterima di enam universitas ternama dan memperoleh banyak tawaran, Kennard akhirnya memantapkan hati untuk melanjutkan studi di City University of Hong Kong (CityUHK) dengan mengambil jurusan Business Decision Analytics (BBA).

"Saya memilih jurusan BBA karena memang memiliki ketertarikan di bidang data dan bisnis. Menurut saya, jurusan tersebut merupakan kombinasi yang cocok antara keduanya. Jadi, selain belajar seputar bisnis, saya juga belajar mengenai bagaimana data dapat digunakan untuk membantu proses pengambilan keputusan," tutur Kennard.

Ke depannya, ia berharap dapat berkarir sebagai business analyst yang sesuai dengan minat dan passion-nya.

Berada di titik pencapaian sekarang ini tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak waktu yang telah terpakai dan berbagai rintangan yang sudah dilalui oleh Kennard selama masa persiapan.

Kennard bercerita se
jak awal masuk SMA, sudah menetapkan target untuk kuliah ke luar negeri. Oleh karena itu, ia mulai mempersiapkan proses pendaftaran kuliah, seperti menjaga nilai, aktif dalam organisasi, dan banyak melakukan riset mengenai universitas serta jurusan yang sesuai dengan minat.

"Mulai dari syarat penerimaan (admission), persyaratan beasiswa, sampai profil mahasiswa yang biasanya diterima. Dari situ, saya jadi lebih terarah dalam mempersiapkan diri," ungkap Kennard.


Selama bersekolah di SMAK 3 PENABUR, Kennard memang dikenal aktif dalam berbagai organisasi dan kepanitiaan. Ia pernah menjadi anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), aktif dalam kepanitiaan acara "SMAK 3 WEEK", berpartisipasi dalam The Duke of Edinburgh's International Award (DofEIA) dengan menjalankan berbagai kegiatan sosial, hingga ikut berkompetisi dalam bidang bulu tangkis yang menjadi hobinya.

"Pengalaman tersebut membawa saya keluar dari zona nyaman dan belajar untuk bekerja sama dengan orang lain sambil mengembangkan soft skills, seperti kemampuan komunikasi (communication skills), kerja sama tim (teamwork), serta kepemimpinan (leadership), yang juga banyak diperhatikan oleh universitas-universitas di luar negeri," tutur Kennard.

Kennard mengucapkan terima kasih kepada para guru di sekolah yang memegang peranan penting dalam prosesnya meraih cita-cita kuliah di luar negeri dengan beasiswa.

"Para guru secara aktif membantu saya mempersiapkan diri. Mereka bahkan berusaha menganalisis dan memberikan saran mengenai jurusan apa yang kira-kira cocok dengan minat serta kemampuan yang saya miliki. Selain itu, secara administratif, mereka juga membantu saya, misalnya dalam menulis surat rekomendasi (recommendation letter)," tutur Kennard.

Kennard memberi tips teman-teman yang memiliki target kuliah melalui jalur beasiswa, coba mulai mempersiapkan diri sejak kelas 10 atau kelas 11 dengan meningkatkan dan mempertahankan nilai, aktif mengikuti organisasi maupun kegiatan di sekolah, serta melakukan riset mengenai universitas dengan jurusan yang diminati. Konsisten dan jangan takut untuk mencoba menjadi kunci utama dalam proses ini.

(Whisnu M)