Ajang Sport Tourism ONE ASIA GOLF CUP di Jakarta 1-3 September 2026. Istimewa
Indonesia Kenalkan Budaya dan Sejarah Lewat Sport Tourism
Whisnu Mardiansyah • 11 September 2026 21:48
Jakarta: Ajang ONE ASIA GOLF CUP 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Indonesia. Kegiatan yang mempertemukan para pengusaha, profesional golf, selebritas, dan undangan dari berbagai negara Asia itu memadukan olahraga, pengenalan budaya, serta penguatan koneksi bisnis lintas negara.
Diselenggarakan oleh Entrepreneurs’ Organization (EO) Indonesia pada 1–3 September 2026, kegiatan tersebut diikuti 144 peserta dari Indonesia dan 10 negara lainnya. Selama tiga hari, para peserta mengikuti rangkaian agenda olahraga, jamuan makan, kunjungan budaya, serta pertemuan informal yang membuka ruang pertukaran pengalaman dan peluang bisnis.
MyEO Golf Champion Ronnie Yoong mengatakan ONE ASIA GOLF CUP merupakan kegiatan yang dirancang untuk mempertemukan komunitas bisnis melalui pengalaman olahraga sekaligus memperkenalkan karakter budaya negara tuan rumah.
“Ajang tersebut tidak hanya menghadirkan turnamen golf, tetapi juga memadukan pengalaman budaya Indonesia, jamuan makan, serta networking antarpelaku bisnis dari berbagai negara Asia,” kata Ronnie, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 11 September 2026.
Menurut Ronnie, konsep tersebut membuat turnamen golf tidak berhenti pada kompetisi. Para peserta juga memperoleh kesempatan untuk mengenal sejarah, seni, kuliner, dan keramahan Indonesia melalui sejumlah agenda yang disiapkan selama penyelenggaraan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan jamuan makan malam penyambutan di Wisma Habibie & Ainun. Para peserta juga mengikuti tur sejarah yang dipandu Nadia Ainun untuk mengenal lebih dekat sosok Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie.
“Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan lebih dekat dengan sejarah Presiden RI ke-3, BJ Habibie, sebelum dilanjutkan dengan private dining dalam suasana yang lebih hangat,” ujar Nadia.
Agenda tersebut menjadi bagian dari pendekatan sport tourism yang menggabungkan kegiatan olahraga dengan pengalaman wisata berbasis sejarah dan budaya. Peserta tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga diajak memahami perjalanan tokoh dan bagian dari sejarah Indonesia.
Kompetisi utama berlangsung pada 2 September 2026 di Damai Indah Golf PIK, Jakarta. Pertandingan terbuka bagi anggota maupun nonanggota, sehingga memperluas ruang pertemuan antara pelaku usaha, penggemar golf, dan peserta dari berbagai latar belakang.
“Selain kompetisi golf, peserta juga disuguhi berbagai pertunjukan budaya Indonesia, seperti Tari Piring dan musik gamelan,” ujar Ronnie.
Pertunjukan tersebut memperkuat unsur pengenalan budaya dalam kegiatan. Seni tradisional ditampilkan sebagai bagian dari pengalaman peserta selama berada di Indonesia, sekaligus menjadi medium untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada tamu mancanegara.
Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi para pelaku usaha dari berbagai sektor, termasuk investasi, perdagangan, teknologi, dan pengembangan bisnis. Interaksi yang dibangun melalui olahraga dan agenda sosial diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama lintas negara.
Ronnie menjelaskan Entrepreneurs’ Organization merupakan organisasi global yang menyediakan ruang pembelajaran antarpengusaha melalui pendekatan peer-to-peer learning. Organisasi tersebut memiliki lebih dari 18 ribu anggota di 63 negara dengan 220 cabang. Sementara itu, EO Indonesia menaungi lebih dari 170 pengusaha.
“Acara ini dirancang untuk memperkuat koneksi antarnegara dan menciptakan peluang yang bermakna bagi komunitas bisnis untuk saling terhubung, bertukar ide, serta mengeksplorasi berbagai peluang baru di Asia,” kata Ronnie.
Penyelenggaraan ONE ASIA GOLF CUP secara bergilir di berbagai negara memberikan peluang bagi negara tuan rumah untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan kegiatan ekonominya. Indonesia memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menggabungkan agenda turnamen bersama pengalaman sejarah, seni pertunjukan, kuliner, dan pertemuan bisnis.
Melalui pendekatan itu, olahraga menjadi sarana diplomasi informal yang mempertemukan orang-orang dari berbagai negara dalam suasana lebih cair. Hubungan yang terbentuk tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga pada pertukaran budaya dan peluang kolaborasi. Setelah Indonesia, penyelenggaraan ONE ASIA GOLF CUP berikutnya akan berlangsung di India.