3 Skema Korea Selatan Lolos Babak 32 Besar usai Kalah dari Meksiko

Timnas Korea Selatan. Foto: Instagram: @thekfa

3 Skema Korea Selatan Lolos Babak 32 Besar usai Kalah dari Meksiko

Muhamad Marup • 19 June 2026 17:47

Jakarta: Timnas Korea Selatan gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah pertandingan kedua mereka berakhir dengan kekalahan. Korea Selatan harus mengakui keunggulan salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, Meksiko dengan skor 1-0.

Peluang Korea Selatan lolos ke babak 32 besar masih terbuka. Korea akan menghadapi Afrika Selatan yang saat ini berada di posisi juru kunci Grup A Piala Dunia 2026.

Korea Selatan punya tiga skema untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Metrotvnews.com telah merangkumnya sebagai berikut.

Skema Korea Selatan Lolos ke Babak 32 Besar

Menang Lawan Afrika Selatan

Skema pertama adalah Korea Selatan menang atas Afrika Selatan, sehingga akan mendapat enam poin.

Korea akan lolos ke babak 32 besar di posisi kedua Grup A Piala Dunia 2026 tanpa peduli hasil pertandingan Meksiko vs. Republik Ceko.

Seri dengan Afrika Selatan

Skema kedua, Korea Selatan bermain imbang dengan Afrika Selatan, sehingga akan mendapat empat poin. Hasil tersebut masih bisa membawa Korea Selatan lolos asal memenuhi syarat tertentu.

Korea Selatan masih bisa menempati posisi kedua jika Meksiko berhasil menang atau imbang dari Republik Ceko.

Korea Selatan masih bisa lolos jika Republik Ceko menang atas Meksiko. Meski sama-sama memperoleh empat poin, aturan head-to-head menguntungkan Korea Selatan yang menang 2-1 dari Republik Ceko di pertandingan pembuka.

Kalah dari Afrika Selatan

Jika Korea Selatan kalah dari Afrika Selatan, maka syarat untuk bisa lolos ke babak 32 besar hanya melalui jalur posisi tiga terbaik. Hal ini bisa terjadi jika Republik Ceko kalah atau imbang dari Meksiko.

Korea Selatan juga harus menunggu klasemen grup lain dan finis lebih baik dari posisi tiga di tiap grup.

Untuk mempermudah memahami skema lolos Korea Selatan atau tim-tim yang bernasib serupa, berikut aturan klasemen Piala Dunia 2026

Aturan Klasemen Jika Poin Sama

Ini merupakan regulasi krusial yang wajib dipahami. Jika ada dua tim atau lebih dalam satu grup yang mengantongi jumlah poin sama setelah seluruh pertandingan penyisihan selesai, FIFA menetapkan prosedur tiga langkah sistematis untuk menentukan urutan peringkat mereka.

Langkah 1: Head-to-Head di Antara Tim yang Sama Poin

Kriteria awal ini hanya berfokus pada hasil pertandingan yang mempertemukan tim-tim yang memiliki poin sama tersebut:
  1. Jumlah poin tertinggi yang diraih dari pertandingan yang mempertemukan tim-tim bersangkutan.
  2. Selisih gol yang lebih baik dari pertandingan yang mempertemukan tim-tim bersangkutan.
  3. Jumlah gol terbanyak yang dicetak dalam pertandingan yang mempertemukan tim-tim bersangkutan.
Apabila setelah menerapkan ketiga kriteria di atas masih ada tim yang berimbang, maka kriteria 1 hingga 3 akan diterapkan kembali khusus untuk sisa tim yang posisinya belum bisa ditentukan.

Langkah 2: Statistik Seluruh Pertandingan Grup

Jika Langkah 1 masih belum bisa memecahkan kebuntuan, pemeringkatan akan dialihkan menggunakan statistik akumulatif dari seluruh pertandingan yang ada di grup tersebut:
  1. Selisih gol yang lebih baik di semua pertandingan grup.
  2. Jumlah gol terbanyak yang dicetak di semua pertandingan grup.
  3. Skor perilaku tim (team conduct score) yang dinilai berdasarkan jumlah kartu kuning dan merah yang diterima oleh pemain serta ofisial tim. Perhitungannya adalah sebagai berikut:
    • Kartu kuning: -1 poin
    • Kartu merah tidak langsung (akumulasi dua kartu kuning): -3 poin
    • Kartu merah langsung: -4 poin
    • Kartu kuning yang diikuti kartu merah langsung: -5 poin
Tim dengan skor perilaku tertinggi (yang mengalami pengurangan poin paling sedikit) akan menempati peringkat yang lebih baik. Perlu dicatat bahwa seorang pemain hanya bisa dikenai satu jenis pengurangan poin dalam satu pertandingan.


Foto: Wikimedia Commons
 

Langkah 3: Peringkat FIFA

Jika skenario Langkah 1 dan Langkah 2 masih menghasilkan posisi yang sama kuat, maka langkah terakhir yang digunakan adalah melihat performa jangka panjang tim melalui ranking resmi. Tim akan diperingkat berdasarkan edisi terbaru FIFA/Coca-Cola Men's World Ranking yang telah dipublikasikan sebelum turnamen.

Jika masih tetap sama, peringkat akan ditentukan berdasarkan edisi rilis sebelumnya secara berurutan hingga ditemukan pemenangnya.

Cara Menentukan Delapan Tim Ketiga Terbaik

Sebanyak 8 dari 12 tim peringkat ketiga akan melaju ke babak 32 besar. Guna menyaring delapan tim terbaik tersebut, FIFA menggunakan hierarki kriteria berikut berdasarkan pencapaian mereka di babak grup:
  • Jumlah poin terbanyak yang diperoleh dari seluruh pertandingan grup.
  • Selisih gol terbaik dari seluruh pertandingan grup.
  • Jumlah gol terbanyak yang dicetak dari seluruh pertandingan grup.
  • Skor perilaku tim terbaik (berdasarkan akumulasi kartu kuning dan merah) di seluruh pertandingan grup, dihitung menggunakan metode pengurangan yang sama seperti pada Langkah 2.
  • Jika poin dan statistik masih sama, peringkat ditentukan berdasarkan edisi terbaru FIFA/Coca-Cola Men's World Ranking.
  • Jika masih berimbang, edisi ranking sebelumnya akan digunakan secara berurutan hingga keputusan akhir dapat diambil.

(Muhamad Marup)