Delegasi Iran Tiba di Swiss untuk Perundingan Teknis dengan AS

Perundingan teknis antara AS dan Iran akan berlangsung di Burgenstock, Swiss, Minggu, 21 Juni 2026. (Anadolu Agency)

Delegasi Iran Tiba di Swiss untuk Perundingan Teknis dengan AS

Willy Haryono • 21 June 2026 07:43

Burgenstock:  Pemerintah Swiss menyambut kedatangan delegasi Iran yang akan mengikuti perundingan teknis terkait implementasi memorandum yang telah ditandatangani antara Teheran dan Washington.

Kementerian Luar Negeri Swiss pada Sabtu, 20 Juni 2026, menyatakan bahwa delegasi Iran telah tiba di negara tersebut dan sedang menuju kawasan Burgenstock di Kanton Nidwalden.

“Kami menyambut kedatangan delegasi Iran di Swiss,” tulis Kementerian Luar Negeri Swiss melalui media sosial X yang dikutip Anadolu Agency.

Menurut pemerintah Swiss, pertemuan tersebut akan membahas pelaksanaan nota kesepahaman yang sebelumnya disepakati Iran dan Amerika Serikat.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengumumkan bahwa pembicaraan teknis tingkat lanjut antara kedua negara akan digelar hari Minggu ini di Burgenstock.

“Setelah penandatanganan Memorandum Islamabad, pembicaraan tingkat teknis akan dilaksanakan pada 21 Juni di kota Burgenstock, Swiss,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan.

Pemerintah Iran sebelumnya juga mengonfirmasi pengiriman delegasi ke Swiss untuk membahas implementasi memorandum tersebut, termasuk isu penghentian serangan Israel di Lebanon.

Di pihak Amerika Serikat, Wakil Presiden JD Vance telah bertolak dari Washington menuju Swiss guna mengikuti rangkaian perundingan.

Memorandum Islamabad

Iran dan Amerika Serikat pada 14 Juni lalu mengumumkan telah mencapai nota kesepahaman berisi 14 poin melalui proses negosiasi yang dimediasi Pakistan.

Kesepakatan tersebut bertujuan mengakhiri konflik antara kedua negara dan menyelesaikan berbagai perselisihan melalui jalur diplomatik.

Dokumen yang dikenal sebagai Perjanjian Islamabad itu mulai berlaku setelah ditandatangani secara digital pada 18 Juni oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Memorandum tersebut mencakup sejumlah poin penting, antara lain penghentian konflik, termasuk di Lebanon, pembukaan kembali jalur pelayaran di Strait of Hormuz, serta pengakhiran blokade laut Amerika Serikat terhadap Iran.

Setelah penandatanganan memorandum, kedua pihak dijadwalkan memasuki masa negosiasi selama 60 hari untuk membahas isu-isu yang lebih kompleks, termasuk program nuklir Iran dan kemungkinan pencabutan sanksi ekonomi.

Perundingan di Swiss dipandang sebagai langkah penting untuk menentukan apakah kesepakatan sementara tersebut dapat berkembang menjadi perjanjian permanen yang lebih luas dan berkelanjutan.

Baca juga:  Wapres AS Bertolak ke Swiss untuk Diskusikan Isu Nuklir dan Lebanon dengan Iran

(Willy Haryono)