Tim gabungan menemukan korban di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. ANTARA/HO-Bidang Humas Polda Sumatera Utara.
Anjing Pelacak K-9 Polda Sumut Temukan Korban Wanita Tertimbun di Tapanuli Selatan
Whisnu Mardiansyah • 5 December 2025 16:09
Tapsel: Tim Unit Polisi Satwa (Polsatwa) K-9 Direktorat Samapta Polda Sumatra Utara mengintensifkan operasi pencarian korban bencana banjir bandang di Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan. Tim yang membawa empat anjing pelacak (K-9) spesialis pencarian korban bencana ini berhasil menemukan satu korban perempuan yang tertimbun material.
"Tim Unit K-9 Dit Samapta bersama Direktorat Polsatwa Baharkam Polri terus bergerak dengan melakukan pencarian korban di wilayah terdampak banjir bandang," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Walintukan di Tapanuli Selatan seperti dilansir Antara, Jumat, 5 Desember 2025.
Ia menegaskan, operasi ini tidak hanya fokus pada pencarian, tetapi juga mengedepankan aspek kemanusiaan bagi keluarga korban. Setiap korban yang ditemukan akan segera dievakuasi dan diproses oleh tim identifikasi untuk memberikan kejelasan kepada keluarga.
Temuan korban perempuan tersebut terjadi pada Kamis, 4 Desember 2025, di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru. Keberhasilan ini menegaskan keseriusan Polri dalam menangani dampak bencana yang melanda wilayah Tapanuli Selatan.
Operasi pencarian ini melibatkan kerja sama erat dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta unsur pemerintah daerah setempat. Personel di lapangan didukung dengan perlengkapan standar Search and Rescue (SAR), termasuk drone untuk pemantauan area dan fasilitas perawatan satwa.
“Semua dilakukan untuk memastikan pencarian berlangsung efisien dan aman,” kata Kombes Feri.

Operasi pencarian korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dok BNPB
Meski lokasi pencarian cukup berat dan menantang, pihaknya berkomitmen untuk tetap hadir sebagai garda terdepan dalam operasi kemanusiaan ini. “Penanganan bencana ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Seluruh tim diinstruksikan untuk tetap fokus dan mengutamakan keselamatan,” tambahnya.
Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut telah mengidentifikasi sebanyak 290 korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda berbagai wilayah di provinsi tersebut.