Sejumlah petugas saat mendata rumah rusak yang berada di Kelurahan/Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Minggu, 22 Februari 2026. ANTARA/Khaerul Izan
Korban Banjir Bandang Tapanuli Tengah Dipastikan Dapat Perbaikan Rumah
Silvana Febiari • 23 February 2026 08:05
Tapanuli Tengah: Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab) Tapteng), Sumatra Utara memverifikasi data rumah warga yang rusak akibat banjir bandang yang terjadi pada November 2025. Verifikasi data dilakukan mulai Minggu, 22 Februari 2026.
"Pendataan ini untuk memastikan rumah warga yang terdampak banjir bandang terdata semua," kata anggota Tim Penanggulangan Bencana Tapteng Osis Waluyo Manik, dikutip dari Antara, Senin, 23 Februari 2026.
Menurut dia, verifikasi data kali ini bertujuan memastikan semua warga dengan rumah rusak berat, sedang, maupun ringan tercatat dengan tepat. Langkah ini dilakukan agar tidak ada warga yang terlewatkan.
Ia menyatakan bahwa verifikasi data difokuskan pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Tukka dan Kecamatan Badiri. Di Kecamatan Tukka, terdapat tiga tim yang bertugas mengumpulkan data, sehingga informasi yang dikirim ke pemerintah pusat kini lebih lengkap dan akurat.
"Pendataan ini sudah yang ketiga kalinya dan kali ini kami melaksanakan kegiatan pendataan secara valid," ujarnya.
Waluya menambahkan bahwa di Kelurahan/Kecamatan Tukka, terdapat 100 lebih rumah yang rusak akibat banjir bandang. Saat ini data tersebut terus diverifikasi.
"Tadi kami menemukan 10 rumah yang belum masuk pada pendataan sebelumnya," ungkapnya.

Sejumlah petugas saat mendata rumah rusak yang berada di Kelurahan/Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Minggu, 22 Februari 2026. ANTARA/Khaerul Izan
Sebelumnya, Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution menyatakan Pemerintah Provinsi menyiapkan bantuan Rp60 juta bagi penyintas bencana banjir bandang. Bantuan ini ditujukan khusus untuk warga yang rumahnya rusak berat.
"Pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi hunian masyarakat. Jadi bagi bapak/ibu yang rumahnya rusak berat, bantuannya Rp60 juta," kata Bobby, Kamis, 19 Februari 2026.