Pengungsi Banjir Manyang Cut Pidie Jaya Tarawih Perdana di Musala Darurat

Pengungsi di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, melaksanakan salat tarawih perdana Ramadan di musala darurat. Foto: Istimewa

Pengungsi Banjir Manyang Cut Pidie Jaya Tarawih Perdana di Musala Darurat

Fajri Fatmawati • 19 February 2026 07:25

Pidie Jaya: Pengungsi di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, melaksanakan salat tarawih perdana Ramadan 1447 H/2026 di musala darurat yang dibangun menyusul bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.  Pelaksanaan tarawih tahun ini terpaksa dilakukan di tempat sementara karena musala sebelumnya tertimbun lumpur banjir .

“Terima kasih banyak karena sudah dibuatkan meunasah darurat, karena meunasah sebelumnya tidak bisa digunakan,” ujar Wakil Kepala Imam Meunasah (musala) Gampong Manyang Cut, Jailani Harun, Rabu, 18 Februati 2026.


Pengungsi di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, melaksanakan salat tarawih perdana Ramadan di musala darurat. Foto: Istimewa

Ia menjelaskan, kondisi desa yang masih dalam suasana musibah membuat masyarakat harus beradaptasi dalam menjalankan ibadah Ramadan. Meski dengan keterbatasan, warga tetap berupaya melaksanakan salat tarawih secara berjemaah.

"Musala darurat ini bisa menampung sekitar 50 orang," ujar Jailani.

Kapasitas itu dimanfaatkan secara maksimal oleh warga yang saat ini masih berada di pengungsian. Jailani menyebutkan, kehadiran musala darurat sangat membantu masyarakat untuk tetap menjaga kekhusyukan ibadah di tengah kondisi sulit. Warga menyambut baik fasilitas sementara tersebut.

"Untuk ramadan kali ini dengan keadaan sedang musibah jadi terpaksa kami menggunakan menasah darurat ini," jelas Jailani.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)