Masih Panas, Iran Targetkan Pangkalan Militer AS di Bahrain

Drone yang digunakan oleh Iran untuk lakukan serangan. Foto: Anadolu

Masih Panas, Iran Targetkan Pangkalan Militer AS di Bahrain

Fajar Nugraha • 17 July 2026 08:37

Teheran: Tentara Iran mengatakan telah menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Bahrain dengan serangan drone.

Tentara mengatakan, Pangkalan Udara Al-Sakhir menjadi sasaran drone kamikaze Arash selama fase ke-11 Operasi Saegheh.

“Kami melancarkan serangan drone yang menargetkan pangkalan militer AS di Bahrain selama fase ke-11 operasi ‘Saegheh’ mereka, seiring dengan terus meningkatnya permusuhan dengan Washington,” sebut pihak militer Iran.

Militer Iran mengatakan telah menargetkan Pangkalan Udara Al-Sakhir, tempat helikopter militer AS dan pesawat pengintai P-8 ditempatkan, menggunakan drone kamikaze Arash.


Peringatan

Unit komando militer tertinggi Iran telah memperingatkan bahwa mereka akan menyerang setiap infrastruktur yang tersisa di kawasan itu jika infrastruktur mereka diserang.

Markas Besar Militer Pusat Khatam al-Anbiya mengeluarkan pernyataan keras pada hari Kamis, setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan memperluas serangan teroris Amerika terhadap Iran minggu depan untuk menargetkan infrastruktur sipil, termasuk pembangkit listrik dan jembatan.

Jika ancaman kosong baru-baru ini oleh presiden AS untuk membuat militer Amerika menargetkan infrastruktur Republik Islam dilaksanakan, maka semua yang, karena pengekangan Iran, sejauh ini tetap utuh—yaitu, semua infrastruktur di seluruh wilayah—akan dihancurkan di bawah pukulan keras angkatan bersenjata Republik Islam yang kuat, sedemikian rupa sehingga tidak akan ada jejaknya yang tersisa, seolah-olah tidak pernah ada, kata juru bicara komando militer Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari.

Ia juga mengecam rezim kriminal AS karena terus melakukan tindakan tanpa hukum dan upaya untuk menggoyahkan Asia Barat.

(Fajar Nugraha)