Ilustrasi. Foto: dok Elnusa Petrofin.
Pecut Pemulihan Distribusi BBM di Medan, Elnusa Petrofin Tambah 18 Mobil Tangki
Husen Miftahudin • 20 July 2026 19:49
Medan: PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), terus memperkuat dukungan operasional kepada PT Pertamina Patra Niaga guna mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan. Upaya tersebut dilakukan melalui penambahan armada dan personel, pengendalian waktu tempuh distribusi, percepatan dukungan teknis, serta penguatan aspek kesehatan dan keselamatan kerja.
Langkah ini ditujukan untuk memastikan pasokan BBM ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dapat tersalurkan secara aman, tepat waktu, dan optimal dengan menambah 18 unit mobil tangki melalui skema spot charter yang didukung Awak Mobil Tangki (AMT). Dengan penambahan tersebut, total armada yang beroperasi kini mencapai 194 unit.
Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Doni Indrawan mengatakan seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Pertamina Patra Niaga memulihkan kelancaran distribusi BBM di Medan.
"Kami terus melakukan penguatan dari hulu proses distribusi hingga pemantauan armada di lapangan. Penambahan mobil tangki dan personel, pengendalian RTH secara intensif, serta percepatan perbaikan armada kami jalankan agar setiap mobil tangki dapat berputar lebih cepat dan pasokan ke SPBU semakin optimal," ucap Doni dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 20 Juli 2026.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung Pertamina Patra Niaga dalam mempercepat normalisasi distribusi BBM bagi masyarakat Medan," tegas Doni menambahkan.
Ia menyampaikan, penambahan armada diharapkan mampu meningkatkan kapasitas angkut sekaligus mempercepat siklus distribusi BBM dari Fuel Terminal menuju SPBU di wilayah Medan. Efisiensi waktu putar armada juga diharapkan menjaga kapasitas distribusi sesuai kebutuhan di lapangan.
Dari sisi sumber daya manusia, jumlah AMT perbantuan kini mencapai 42 orang. Operasional juga diperkuat dengan dukungan 20 pengemudi dari satuan Perbekalan dan Angkutan (Bekang) TNI guna menjaga kesinambungan distribusi BBM.
Baca Juga :
Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
.jpeg)
(Ilustrasi. Foto: dok Elnusa Petrofin)
Pengawasan RTH diperketat
Elnusa Petrofin juga memperketat pemantauan Round Trip Hour (RTH) mobil tangki melalui Road Traffic Control (RTC) bersama tim pusat. Pengawasan dilakukan agar armada dapat kembali ke depot lebih cepat sehingga segera digunakan untuk distribusi berikutnya.
Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan terhadap sejumlah indikator, meliputi: mobil tangki yang diproyeksikan tiba di SPBU dalam waktu kurang dari satu jam; mobil tangki yang telah melampaui standar RTH (over RTH); serta mobil tangki yang diperkirakan kembali ke depot dalam waktu kurang dari satu jam.
Selain itu, perusahaan menambah mekanik dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan memperkuat ketersediaan suku cadang guna mempercepat proses perbaikan serta menjaga armada tetap dalam kondisi optimal.
Selain memperkuat operasional, Elnusa Petrofin tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh personel yang bertugas, terutama AMT yang memiliki tingkat mobilitas tinggi dalam mendistribusikan BBM.
Pemantauan kondisi kesehatan dilakukan secara berkelanjutan dengan penerapan Fatigue Management System untuk mencegah kelelahan kerja. Melalui sistem tersebut, jam kerja dan waktu istirahat AMT diawasi secara ketat sehingga setiap personel memperoleh waktu pemulihan yang memadai sebelum kembali bertugas.
Pengendalian kelelahan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan perjalanan, kesiapan pengemudi, serta keberlangsungan layanan distribusi BBM.
Perusahaan juga memberikan dukungan berupa makanan tambahan, suplemen, vitamin, optimalisasi penggunaan rest area, serta layanan Medic On Call guna memastikan kondisi kesehatan AMT tetap terjaga selama bertugas.
"Kesehatan, kebugaran, dan keselamatan seluruh personel yang bertugas tetap menjadi perhatian utama kami. Pengaturan jam kerja dan jam istirahat, pemantauan kondisi AMT, serta dukungan makanan tambahan, vitamin, pit stop, dan rest area merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan operasi tetap andal tanpa mengabaikan keselamatan pekerja," tutup Doni.