Pemkot Tangsel Terjunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Tim gabungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah titik pada Minggu pagi, 8 Maret 2026. Dokumentasi/ istimewa.

Pemkot Tangsel Terjunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Deny Irwanto • 8 March 2026 19:39

Tangerang Selatan: Tim gabungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah titik seperti di kawasan Maharta, Pondok Kacang Prima, hingga Perumahan Pondok Safari, Jurangmangu Barat, pada Minggu pagi, 8 Maret 2026.

Kepala BPBD Kota Tangerang Selatan, Sutang Suprianto, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel usai menerima laporan genangan yang mulai merendam permukiman warga di beberapa wilayah.

"Begitu kami menerima laporan adanya peningkatan debit air dan genangan di sejumlah titik, tim BPBD bersama unsur gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan ini," kata Sutang di Tangerang Selatan.

Evakuasi dilakukan menyusul meningkatnya debit air yang merendam permukiman akibat curah hujan tinggi sejak dini hari. Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, serta unsur TNI-Polri dan relawan langsung ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga.


Tim gabungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah titik pada Minggu pagi, 8 Maret 2026. Dokumentasi/ istimewa.

Petugas membantu mengevakuasi warga lanjut usia, anak-anak, serta warga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk ditempati sementara waktu. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet serta kendaraan operasional milik tim gabungan.

Selain melakukan evakuasi, petugas juga memastikan keselamatan warga serta membantu memindahkan barang-barang penting milik warga agar tidak terdampak banjir lebih parah.

Menurut Sutang pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir guna mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air.

"Kami terus melakukan monitoring di beberapa wilayah yang rawan banjir. Personel juga disiagakan untuk merespons cepat apabila terjadi peningkatan debit air atau ada warga yang membutuhkan bantuan evakuasi," jelasnya.

Warga yang dievakuasi sementara diarahkan menuju lokasi yang lebih aman sambil menunggu kondisi air surut. Petugas juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama masa penanganan darurat.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta segera melaporkan kepada petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)