Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Selat Lombok dan Perairan Selatan Bali

Sejumlah kapal bersiap menyeberang di Selat Bali, Rabu (25/3/2026). ANTARA/Dokumentasi pribadi

Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Selat Lombok dan Perairan Selatan Bali

Whisnu Mardiansyah • 25 March 2026 14:40

Denpasar: Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi yang diprakirakan hingga empat meter di Selat Lombok bagian selatan dan Perairan Selatan Bali pada 26-29 Maret 2026.

“Kecepatan angin diprakirakan berkisar hingga 30 knot,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah III Wulan Wandarana seperti dilansir Antara, di Denpasar, Bali, Rabu, 25 Maret 2026.

Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, pola angin diperkirakan bergerak dari arah Barat Daya-Utara di perairan Utara dan Selatan Bali dengan prakiraan kecepatan setara hingga 55 kilometer per jam.

Sementara itu, ketinggian gelombang laut di Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, dan Selat Lombok bagian Utara diprakirakan hingga 2,5 meter.
 


Sedangkan kondisi cuaca di Bali secara umum pada Kamis, 26 Maret 2026, diprakirakan hujan sedang dengan kecepatan angin mencapai hingga 30 kilometer per jam. BBMKG Denpasar menjelaskan kondisi angin dan gelombang laut berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. Selanjutnya, operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.


Ilustrasi gelombang tinggi

Sedangkan pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Masyarakat dapat memantau informasi terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali, nomor kontak (0361) 751122, dan aplikasi Info BMKG.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang namun selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)