Sejumlah kendaraan pengangkut sampah mengantre di area TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, untuk melakukan pembuangan sampah. ANTARA/Azmi Samsul M
TPA Jatiwaringin Kebakaran, Bupati Tangerang Pastikan Pengangkutan Sampah Tak Terganggu
Lukman Diah Sari • 1 July 2026 11:20
Kabupaten Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, memastikan layanan pengangkutan sampah di daerahnya tidak terganggu, meski terjadi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, pada Selasa, 30 Juni 2026. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, pengangkutan sampah ke TPA Jatiwaringin saat ini masih normal.
"Kalau dari volume sih masih tetap normal. Lebih kurang sekitar 1.200 (ton) yang kita angkut ke sini," kata Maesyal di Tangerang, Rabu, 1 Juli 2026.
"Tujuannya agar truk pengangkut tetap dapat membuang muatannya meski sebagian area TPA masih terdampak kebakaran," ujarnya.
Kebakaran melanda TPA Jatiwaringin, sejak Selasa, 30 Juni 2026, pukul 11.00 WIB. Proses pemadaman api masih dilakukan hingga saat ini, Rabu, 1 Juli 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyiapkan penetapan status darurat serta berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu pemadaman melalui helikopter pengebom air

Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan pengusulan bantuan kepada BNPB untuk percepatan penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin. Pihaknya hingga saat ini masih mengalami kendala teknis terkait dengan kondisi akses ke tempat pemadaman yang sulit dijangkau.
"Dengan posisi tumpukan sampah seperti gunung menjadi kendala. Kesulitan kami untuk menjangkau ke atas kendaraan, sementara selang sudah cukup panjang juga tetapi memang karena pekatnya asap kita susah mengakses ke titik lokasi," ujar dia.
Dia menjelaskan pentingnya BNPB menurunkan helikopter pengebom air untuk mempercepat penanganan kedaruratan berupa kebakaran TPA setempat itu.
Hingga saat ini, pihaknya mengoptimalkan operasional 10 kendaraan pemadam kebakaran dengan 45 personel dalam pemadaman api.