Profil Issa Diop, Man of The Match dan Pencetak Gol Pertandingan Maroko vs Belanda

Bek Maroko, Issa Diop merayakan gol ke gawang Belanda di Piala Dunia 2026. Foto: X/@EnMaroc

Profil Issa Diop, Man of The Match dan Pencetak Gol Pertandingan Maroko vs Belanda

Muhamad Marup • 30 June 2026 20:13

Jakarta: Maroko kembali membuat kejutan di Piala Dunia usai mengalahkan tim favorit, Belanda, di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Selasa, 30 Juni 2026 melalui babak adu penalti dengan skor2-3. Bek Maroko, Issa Diop mengubur kemenangan Belanda yang sudah ada di depan mata dengan mencetak gol di menit ke-90+1.

Sepanjang pertandingan, Diop berhasil menjadi tembok bagi para pemain Belanda yang hanya mampu melesahkan enam kali tendangan ke gawang. Berkat gol dan penampilan apiknya, ia berhasil meraih penghargaan Man of The Match.

Bek berusia 29 tahun itu memiliki kelebihan dengan bermain di Liga Inggris. Ia benar-benar menunjukkan pengalamannya ketika berhadapan dengan penyerang-penyerang Belanda yang banyak membela tim-tim Liga Inggris.

Dari Prancis ke Inggris

Mengutip transefrmarkt.co.id, Diop mengawali karier sepak bola di Prancis bersama tim usia muda SC Balma Jugend. Pada musim 2006/2007, ia pindah ke Toulouse dengan status bebas transfer.

Di Toulouse ia bermain untuk kelompok U17 dan U19 sebelum akhirnya bermain untuk tim senior pada musim 2015-2016. Bersama tim senior Toulouse, ia bermain sebanyak 95 kali dengan mencetak enam gol dan tiga asis.

Penampilan apiknya membuat tim liga Inggris, West Ham merekrutnya pada musim 2018-2019. Bersama The Hammers, ia bermain 121 kali dengan mencetak delapan gol dan tiga asis.

Setelah empat musim bersama West Ham, Diop hijrah ke tim London lain, Fulham. Sejak musim 2022-2023 hingga saat ini, Diop bermain 96 kali dengan mencetak tiga gol dan satu asis bersama The Cottagers.

Memilih Timnas Maroko

Lahir di Toulouse, Prancis pada 9 Januari 1997, Diop sempat membela Timnas Prancis kelompok usia. Tercatat ia bermain 40 kali bagi timnas Prancis U16, U17, U18, U19, U20, dan U21.

Meski demikian, hingga menjelang usia 30 tahun, ia belum mendapat panggilan dari tim senior. Ia akhirnya memutuskan membela Timnas Maroko, tanah kelahiran ibunya.

Bek Maroko, Issa Diop merayakan gol ke gawang Belanda di Piala Dunia 2026. Foto: X/@EnMaroc

Bersama Singa Atlas, ia debut pada 27 Maret 2026. Hingga saat ini, ia sudah bermain tujuh kali bersama Maroko dan mencetak gol perdananya ketika melawan Belanda.

Selama bermain bersama Maroko, ia belum pernah mengalami kekalahan. Ia membawa Maroko menang empat kali dan imbang tiga kali. Saat ini Maroko memiliki kualitas pemain yang mampu berbicara banyak di Piala Dunia 2026. Diop menjadi sosok penting di pertahanan untuk menyamai, bahkan melampaui capaian Maroko melaju ke semifinal di Piala Dunia 2022.

(Muhamad Marup)