Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: The New York Times
Trump Tegaskan Tak Ada Pembicaraan dengan Iran
Fajar Nugraha • 19 August 2026 09:26
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan atau negosiasi sedang berlangsung maupun dijadwalkan antara Amerika Serikat dan Iran pada Selasa, 18 Agustus.
Trump melalui media sosial Truth Social mengklaim Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran, meski Iran menyatakan jalur tersebut masih ditutup hingga AS memenuhi ketentuan dalam kesepakatan sementara.
“Tidak ada perundingan atau pembicaraan yang sedang berlangsung maupun dijadwalkan dengan Iran. Blokade laut tetap berlaku sepenuhnya. Selat Hormuz terbuka dan beroperasi. Seluruh ranjau laut telah disingkirkan atau diledakkan,” ujar Trump, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu 19 Agustus 2026.
Upaya perdamaian dan pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz resmi terhenti. Kondisi ini dikhawatirkan memperpanjang eskalasi konflik yang dipicu serangan AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari.
Iran sebelumnya mendesak Amerika Serikat segera merealisasikan poin-poin kesepakatan sementara yang telah disepakati pada Juni lalu.
Negosiator senior Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menegaskan di hadapan parlemen pada Selasa 18 Agustus 2026 bahwa AS wajib mencabut sanksi minyak, membuka blokade pelabuhan, mencairkan aset Tehran, serta menghentikan seluruh ancaman dan aksi militer.
Sebelumnya, utusan khusus AS sekaligus menantu Trump, Jared Kushner, menyuarakan optimismenya terkait kelanjutan negosiasi dengan Iran pada Senin lalu.
"Saya tidak bisa membeberkan detailnya, tetapi saya dapat katakan bahwa komunikasi antara pemerintah AS dan berbagai elemen pemerintah Iran di semua tingkatan kemungkinan jauh lebih intensif dibandingkan yang pernah ada sebelumnya," pungkas Kushner.
(Razaqa Hariz)