Gelombang tinggi mulai terasa di perairan selatan Jawa Tengah terlihat Pantai Meganti, Kebumen Rabu (21/1). (MI/AS)
Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jateng hingga 31 Januari
Media Indonesia • 27 January 2026 17:30
Cilacap: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah, berlaku mulai 28 hingga 31 Januari 2026. Wilayah terdampak meliputi perairan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.
Prakirawan BMKG Cilacap Adnan Dendy Mardika mengatakan tinggi gelombang di wilayah tersebut berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter dan masuk kategori tinggi.
“Kami memprakirakan tinggi gelombang di perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo berada pada kisaran 2,5 sampai 4 meter, yang masuk kategori tinggi,” ujar Adnan, Selasa, 2 Januari 2026.

Gelombang tinggi mulai terasa di perairan selatan Jawa Tengah terlihat Pantai Meganti, Kebumen Rabu (21/1). (MI/AS)
Selain gelombang tinggi, kondisi cuaca di perairan selatan Jawa Tengah diprakirakan berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang. Angin umumnya bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan antara 2 hingga 15 knot.
Menurut Adnan, kombinasi kecepatan angin dan tinggi gelombang tersebut dapat meningkatkan risiko keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal berukuran kecil.
“Kami mengimbau nelayan dan operator kapal kecil agar lebih waspada dan mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melaut,” kata Adnan.
BMKG juga mengingatkan batas aman operasional sejumlah jenis kapal. Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter. Kapal tongkang perlu waspada saat angin mencapai 16 knot dengan gelombang setinggi 1,5 meter, sedangkan kapal ferry berisiko ketika angin mencapai 12 knot disertai gelombang tinggi.
“Dengan potensi gelombang yang bisa mencapai 4 meter, kami sarankan aktivitas melaut ditunda apabila cuaca memburuk,” tegas Adnan. (MI/LD)