Indonesia Tegaskan Dukungan untuk UNRWA di Tengah Hambatan Pelaksanaan Mandat

Menlu Sugiono dalam Ministerial Meeting in Support of UNRWA di New York, 24 September 2026. (Kemlu RI)

Indonesia Tegaskan Dukungan untuk UNRWA di Tengah Hambatan Pelaksanaan Mandat

Willy Haryono • 26 September 2026 12:01

New York: Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan dukungan Indonesia terhadap keberlanjutan mandat Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

Menurut Menlu Sugiono, jutaan pengungsi Palestina masih bergantung pada layanan yang diberikan badan tersebut.

“Jutaan pengungsi Palestina masih bergantung pada UNRWA. Karena itu, UNRWA harus dapat terus menjalankan mandatnya secara penuh dan efektif,” tegas Menlu Sugiono dalam Ministerial Meeting in Support of UNRWA di sela-sela High Level Week Sidang Majelis Umum PBB sesi ke-81 di New York, Amerika Serikat pada Kamis lalu.

Menlu Sugiono mengatakan pelaksanaan mandat UNRWA terus menghadapi berbagai hambatan, termasuk pengambilalihan paksa Kalandia Training Center di Yerusalem Timur oleh Israel.

Merespons tindakan tersebut, Indonesia mengecam serangan dan gangguan terhadap personel, fasilitas, serta operasi UNRWA. Indonesia juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional untuk melindungi personel dan fasilitas badan PBB tersebut.

“Masyarakat internasional juga harus memastikan adanya dukungan pendanaan yang berkelanjutan agar UNRWA dapat menjalankan mandatnya secara efektif,” kata Menlu Sugiono, dalam keterangan di situs Kemlu RI, Sabtu, 26 September 2026.

Tahun ini, Indonesia akan kembali memenuhi komitmen kontribusi tahunan sebesar USD 1,2 juta kepada UNRWA.

“Selain dukungan pendanaan, kita juga harus menjaga mandat dan kredibilitas UNRWA bagi rakyat Palestina,” ujar Menlu Sugiono.

Ia menegaskan Indonesia akan terus mendukung fungsi dan tugas UNRWA sesuai dengan mandat yang diberikan. Menurut Indonesia, UNRWA memiliki peran penting dalam memastikan jutaan pengungsi Palestina tetap mendapatkan bantuan dan layanan dasar yang dibutuhkan.

Ministerial Meeting in Support of UNRWA mempertemukan negara-negara dan mitra internasional untuk memperkuat dukungan politik dan pendanaan bagi UNRWA di tengah meningkatnya tantangan terhadap pelaksanaan mandatnya.

Baca juga: Inggris Kecam Pengambilalihan Pusat Pelatihan UNRWA Qalandiya oleh Israel

(Willy Haryono)