Delapan Pelaut AS Stres Selama Perang Lawan Iran, Coba Bunuh Diri

Kapal induk Angkatan Laut AS Abraham Lincoln. Foto: US Navy

Delapan Pelaut AS Stres Selama Perang Lawan Iran, Coba Bunuh Diri

Fajar Nugraha • 24 September 2026 11:05

Washington: Delapan personel Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang bertugas dalam gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln mencoba bunuh diri selama masa penugasan kapal-kapal tersebut dalam operasi melawan Iran.

Fakta terungkap melalui sebuah surat dari penjabat sekretaris angkatan laut yang dipublikasikan pada Rabu 23 September 2026.

Dalam surat yang diperoleh CNN tersebut, Penjabat Sekretaris Angkatan Laut Hung Cao mengungkapkan angka itu—yang sebelumnya tidak dilaporkan dan mencakup awak dari beberapa kapal yang berlayar bersama, termasuk kapal induk itu sendiri—sebagai tanggapan tertulis atas pertanyaan Senator Kirsten Gillibrand mengenai moral dan kesehatan mental awak USS Abraham Lincoln.

Cao menulis bahwa tidak ada anggota yang tewas akibat bunuh diri selama masa penugasan tersebut.

"Sejak awal penugasan Lincoln, tercatat total delapan percobaan bunuh diri di seluruh gugus tempur tersebut," tulis Cao kepada Gillibrand—seorang politisi Demokrat dan anggota senior Komite Angkatan Bersenjata Senat—dalam surat tertanggal Selasa.

"Angka ini mencakup awak Lincoln serta pelaut dari sayap udara kapal induk, staf gugus tempur dan staf skuadron kapal perusak, kapal-kapal perusak pengawal, dan seluruh skuadron penerbangan yang turut serta dalam misi tersebut,” sebut surat yang diperoleh CNN itu, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis 24 September 2026.

Antara 6.000 hingga 7.000 pelaut Angkatan Laut AS dikerahkan sebagai bagian dari gugus tempur Lincoln yang terdiri dari sekitar enam kapal; kapal induk tersebut tetap berada di laut ,tanpa singgah di pelabuhan, selama lebih dari enam bulan sembari menjalankan operasi tempur intensif melawan Iran.

"Delapan percobaan bunuh diri adalah angka yang sangat tinggi," kata seorang pejabat militer AS kepada CNN, seraya mencatat bahwa penugasan gugus tempur kapal induk belakangan ini biasanya hanya mencatat satu atau dua kasus per tahun.

"Tekanan akibat operasi tempur jauh lebih berat dibandingkan penugasan biasa. Tidak ada kunjungan ke pelabuhan, siaga terus-menerus, dan sebagainya,” imbuh pejabat itu.

Setelah menjalani penugasan selama 286 hari di laut, USS Abraham Lincoln berlabuh di Pelabuhan Laem Chabang, Thailand, pada tanggal 2 September.

(Fajar Nugraha)