Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Pasar Baru Trade Center, Kota Bandung. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan
Bandara Husein Aktif Lagi, Pasar Baru Bandung Bidik Lonjakan Wisatawan
Roni Kurniawan • 21 September 2026 17:24
Bandung: Kembali beroperasinya Bandara Internasional Husein Sastranegara menjadi momentum bagi pelaku usaha di Pasar Baru Trade Center, Kota Bandung, untuk meningkatkan aktivitas perdagangan. Para pedagang berharap peningkatan konektivitas transportasi dari bandara dapat membuka akses lebih mudah bagi wisatawan menuju pusat perdagangan tersebut.
Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung Iwan Suhermawan mengatakan pedagang telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menyambut potensi peningkatan kunjungan. Persiapan dilakukan melalui pembenahan kawasan serta menjaga daya tarik produk yang ditawarkan kepada wisatawan.
Menurut Iwan, aktivitas penerbangan kembali di Bandara Husein Sastranegara memiliki arti penting bagi keberlangsungan perdagangan di Pasar Baru. Lokasi tersebut selama ini menjadi salah satu tujuan masyarakat maupun wisatawan ketika berkunjung ke Kota Bandung.
Pedagang pun mendorong penguatan konektivitas antara Bandara Husein Sastranegara dan Pasar Baru. Salah satu usulan yang disiapkan ialah menyediakan angkutan khusus atau layanan penjemputan yang dapat mengantar wisatawan langsung dari bandara ke kawasan Pasar Baru.
Baca Juga :
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dipadati Penumpang, Bandara Husein dan Ahmad Yani Berangsur Normal
“Kami nanti akan minta arahan ke Pak Wali agar bagaimana caranya ada penjemputan tamu dari Bandara Husein yang bisa langsung ke Pasar Baru menggunakan angkot,” ujar Iwan di Pasar Baru Trade Center, Senin, 21 September 2026.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara perlu diimbangi kesiapan para pedagang dalam menghadapi peluang peningkatan kunjungan. Menurut dia, akses penerbangan yang semakin terbuka perlu diikuti kemampuan pelaku usaha menyediakan produk sesuai kebutuhan wisatawan.
"Tanpa kesiapan para pedagang tentu nanti akan percuma juga kalau nanti para turis datang ke sini ngelihat kok sepi, barangnya enggak ada, enggak ada yang bagus. Jadi kitanya mesti siap untuk menangkap para calon konsumen kita," ujar Farhan.
Farhan mendorong para pedagang melakukan inovasi agar Pasar Baru tetap memiliki daya tarik di tengah persaingan pusat perdagangan dan berbagai destinasi wisata di Kota Bandung.
.jpg)
Petugas membersihkan area Bandara Husein Sastranegara Bandung. (Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan)
Kualitas produk serta harga yang kompetitif dinilai menjadi bagian penting untuk mempertahankan minat wisatawan yang berkunjung ke Pasar Baru.
"Ketika nanti para turis datang ke sini mereka akan melihat Pasar Baru tetap menawarkan produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau," beber Farhan.
Selain mendorong kesiapan pedagang, Pemerintah Kota Bandung membuka peluang pengembangan layanan shuttle yang menghubungkan Bandara Husein Sastranegara dengan Pasar Baru.
Farhan menyebut layanan tersebut dapat dikembangkan melalui kerja sama sejumlah pihak, termasuk Koperasi Angkutan Masyarakat (Kopamas), pengelola Pasar Baru, dan para pedagang.
“Shuttle khusus dari bandara ke Pasar Baru itu peluang besar. Bisnis modelnya mangga dibikin dengan pengelola Pasar Baru atau dengan para pedagang,” ujarnya.
Peluang pengembangan pasar juga diarahkan tidak hanya untuk wisatawan domestik. Farhan menyebut wisatawan mancanegara turut menjadi sasaran yang dapat dikembangkan seiring upaya memperluas konektivitas penerbangan menuju Bandung.
Salah satu konektivitas yang tengah didorong ialah penerbangan langsung dari Bandara Don Mueang, Bangkok, menuju Bandung. Langkah tersebut disebut dapat membuka akses bagi wisatawan mancanegara menuju Kota Bandung sekaligus memperluas potensi pasar bagi pelaku usaha di Pasar Baru.