AS Lumpuhkan Kapal Menuju Iran dengan Rudal Hellfire di Teluk Oman

Personel Angkatan Laut AS menjalankan operasi blokade maritim terhadap pelabuhan Iran. (Anadolu Agency)

AS Lumpuhkan Kapal Menuju Iran dengan Rudal Hellfire di Teluk Oman

Willy Haryono • 31 May 2026 08:46

Washington: Militer Amerika Serikat (AS) melumpuhkan sebuah kapal komersial berbendera Gambia di Teluk Oman yang disebut sedang berlayar menuju pelabuhan Iran di tengah penerapan blokade laut terhadap Tehran.

Mengutip pernyataan Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Sabtu kemarin, kapal bernama M/V Lian Star itu dihentikan setelah dianggap melanggar blokade yang diberlakukan Washington.

“Pasukan AS yang beroperasi di Teluk Oman menegakkan langkah-langkah blokade dengan melumpuhkan kapal maritim berbendera Gambia yang mencoba berlayar menuju pelabuhan Iran pada 29 Mei,” tulis CENTCOM di platform X yang dikutip Anadolu, Minggu, 31 Mei 2026.

CENTCOM menyebut pihaknya telah mengamati kapal tersebut melintas di perairan internasional menuju pelabuhan Iran di Teluk Oman.

Militer AS mengklaim telah memberikan lebih dari 20 peringatan kepada awak kapal dan memberitahukan bahwa kapal tersebut melanggar blokade AS.

Namun, setelah awak kapal disebut gagal mematuhi instruksi, sebuah pesawat militer AS menembakkan rudal Hellfire ke ruang mesin kapal untuk melumpuhkannya.

“Pesawat AS melumpuhkan kapal dengan menembakkan rudal Hellfire ke ruang mesin kapal setelah awak Lian Star gagal mematuhi perintah. Kapal tersebut tidak lagi melanjutkan pelayaran menuju Iran,” lanjut CENTCOM.

Militer AS juga menyatakan sejauh ini mereka telah melumpuhkan lima kapal komersial dan mengalihkan 116 kapal lainnya guna “menegakkan sepenuhnya blokade” selama gencatan senjata dengan Iran masih berlaku.

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Iran maupun otoritas Gambia terkait insiden tersebut.

Ketegangan di kawasan Teluk meningkat sejak AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran setelah konflik antara Washington, Israel, dan Tehran pecah pada Februari lalu.

Baca juga:  Iran Klaim Blokade Laut AS Belum Dicabut Meski Trump Janjikan Pelonggaran

(Willy Haryono)