Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari. Foto: Bakom RI.
Jelang HUT RI, Pemerintah Tegaskan Stabilitas Keamanan Mantap dan Terkendali
Fachri Audhia Hafiez • 10 August 2026 19:06
Jakarta: Pemerintah bersama aparat keamanan terus melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI berjalan aman, tertib, dan kondusif. Stabilitas keamanan dipastikan terus terkendali.
"Sampai saat ini, pemerintah menegaskan bahwa stabilitas keamanan nasional dalam kondisi yang mantap dan terkendali," kata Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari dalam keterangan video, Senin, 10 Agustus 2026.
Qodari menjelaskan bahwa peningkatan pengerahan pengamanan di ruang publik merupakan prosedur standar manajemen risiko guna melindungi masyarakat, alih-alih bentuk dari adanya eskalasi ancaman keamanan. Oleh karena itu, publik diimbau untuk tetap beraktivitas secara normal dan menyaring informasi hanya dari saluran resmi.
"Menjelang peringatan hari ulang tahun ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia ini, masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijak dalam menerima berbagai informasi yang beredar, khususnya di media sosial," tegas Qodari.
Di sisi lain, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghormati kebebasan menyampaikan pendapat sesuai amanat konstitusi, selama dilaksanakan secara damai dan bertanggung jawab demi menjaga iklim demokrasi yang sehat.
"Penting sekali bagi kita semua untuk selalu memeriksa sumber, waktu, dan konteks suatu informasi sebelum mengambil kesimpulan atau menyebarkannya. Ruang digital yang sehat merupakan tanggung jawab kita bersama," lanjut Qodari.
.jpg)
Logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI. Foto: Istimewa.
Melalui momentum ini, seluruh elemen bangsa diajak untuk merayakan dengan sukacita, menjaga ketertiban, serta merawat semangat persatuan dan gotong royong.
"Dengan semangat Indonesia berdaulat, adil, dan makmur, mari kita rayakan kemerdekaan dengan penuh sukacita, tertib, dan menjaga Indonesia sebagai rumah kita bersama," kata Qodari.