Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, yang meninjau langsung lokasi kejadian, menyatakan akan mengevaluasi kejadian ini dan memindahkan sementara operasional biro tersebut ke tempat lain.
"Ini akan kita evaluasi. Untuk biro ini pasti akan beralih tempat untuk sementara," ujarnya.
Api pertama kali diketahui sekitar pukul 02.10 WIB. Sejumlah armada pemadam kebakaran dari pemerintah dan swasta dikerahkan untuk memadamkan api. Pejabat daerah, termasuk Sekda Kalteng Linae Victoria Aden dan Kepala Biro Kesra Rus'ansyah, turut memantau proses pemadaman.
Baca Juga :
Pemadaman Api di Pabrik Bingkai Duren Sawit Jaktim Terkendala Pasokan Air
"Yang terbakar kantor dari Biro Kesra Setda Kalteng. Tentunya dari pihak berwenang yang akan melakukan investigasi, sekarang upaya kita adalah memadamkan dulu," kata Linae Victoria Aden.
Rus'ansyah mengungkapkan hampir seluruh ruangan di gedung tersebut terdampak kebakaran, termasuk ruang kepala biro, kepala bagian, kepala subbagian, dan ruang staf.
"Kalau yang terbakar hampir semua ruangan. Ada ruang karo, ruang kabag, ruang kasubag dan sebagainya. Termasuk seluruh staf kita di sana terbagi ruangannya," jelasnya.
.jpg)
Ilustrasi pemadam kebakaran. Foto: Dok. Metro TV.
Belum diketahui secara pasti barang dan dokumen yang dapat diselamatkan. Pemeriksaan baru akan dilakukan setelah api benar-benar padam dan proses investigasi kepolisian selesai. Rus'ansyah juga mengaku belum mengetahui titik awal api karena baru tiba setelah kebakaran terjadi.
Hingga pukul 04.25 WIB, api tampak sudah berhasil dipadamkan, namun petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api tersisa. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Masyarakat dan pegawai di kompleks perkantoran diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran.