Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas dan Guguran Lava Pagi Ini

Gunung Merapi memuntahkan awan panas guguran pada Jumat malam, 24 Juli 2026.

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas dan Guguran Lava Pagi Ini

Metro TV • 10 August 2026 10:31

Magelang: Gunung Merapi kembali mencatatkan peningkatan aktivitas vulkanik pada Senin pagi, 10 Agustus 2026. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan terjadinya awan panas guguran (APG) serta beberapa kali guguran lava yang mengarah ke sektor barat daya.

Berdasarkan data resmi BPPTKG yang dilaporkan oleh Petugas Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magelang, awan panas guguran tercatat terjadi pada pukul 06.46 WIB. Estimasi jarak luncuran mencapai 2.000 meter (2 km) mengarah ke Barat Daya, tepatnya di hulu Kali Sat/Putih, dengan amplitudo maksimum 66,31 mm dan durasi 134,77 detik.

Petugas Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magelang, Rian Kurniawan, menyampaikan hingga saat ini kondisi masyarakat di sekitar lereng Merapi di Kawasan Rawan Bencana (KRB) tiga di wilayah Magelang masih kondusif. Berdasarkan pantauan terakhir, tidak ada laporan dampak hujan abu, sehingga aktivitas warga masih berjalan normal seperti biasanya.

"Kami memantau situasi di lapangan dan sejauh ini masyarakat masih beraktivitas seperti biasa. Namun, kami tetap mengimbau kewaspadaan," ujar Rian Kurniawan, Senin, 10 Agustus 2026.
 


Meski demikian, Rian menegaskan agar masyarakat tetap waspada dan mematuhi seluruh panduan keselamatan yang telah ditetapkan. Ia mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas di zona bahaya yang direkomendasikan oleh BPPTKG.

Sementara dalam laporan periode pengamatan enam jam terakhir hingga Senin pukul 06.00 WIB, Gunung Merapi tampak jelas dengan asap kawah nihil.


Gunung Merapi memuntahkan awan panas guguran pada Jumat malam, 24 Juli 2026.


Selain awan panas guguran, BPPTKG mengamati terjadinya 3 kali guguran lava ke arah barat daya (hulu Kali Sat/Putih) dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter.

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih bertahan pada Level III (Siaga). BPPTKG dan BPBD setempat akan terus memantau perkembangan aktivitas gunung api dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat. (Lorien Nurajay Oxa)

(Whisnu M)