Prabowo Ibaratkan Koperasi Seperti Lidi: Bergabung Jadi Kekuatan

Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional 2026 di Indonesia Arena, Jakarta. Dok. Tangkapan Layar

Prabowo Ibaratkan Koperasi Seperti Lidi: Bergabung Jadi Kekuatan

Achmad Zulfikar Fazli • 12 July 2026 16:06

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengatakan koperasi merupakan alatnya orang lemah. Dia mengibaratkan koperasi sama dengan sapu lidi. 

"Koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya orang miskin tapi seperti sapu lidi. Satu lidi, satu lidi, satu lidi, lemah. Tapi bergabung itu kekuatan," ujar Prabowo dalam sambutannya di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.

Dia meminta masyarakat tidak khawatir. Dia meyakini gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia.

"Kekuatan yang tidak akan bawa uang lari dari Indonesia," tegas Prabowo.

Dia menegaskan akan membuat petani, buruh, dan nelayan makmur. Dia memastikan ekonomi Indonesia akan semakin kuat dari tingkat desa hingga kabupaten dan tidak ada lagi uang yang lari ke luar negeri.

"Kita akan balikan. Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita akan kembalikan sekarang, ekonomi akan turun ke raykat," tegas dia.

Tapi, dia mengingatkan, Indonesia tidak antiperusahaan besar. Sebab, Indonesia adalah negara besar yang butuh koperasi, UMKM, swasta, BUMN, hingga BUMD.

"Ini harus menjadi kekuatan ekonomi. Itu yang saya maksud, indonesia incorporated, itu yang dikehndaki oleh bapak-bapak pendiri bangsa kita bahwa koperasi adalah salah satu soko guru," ujar Prabowo.


Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Dok. Metrotvnews.com

Prabowo mengatakan langkah penguatan koperasi bukan berarti untuk memperlemah sektor lain. Dia berkomitmen memperkuat semua lini ekonomi Indonesia.

"Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini, yang ragu-ragu silakan di rumah saja," tegas Prabowo.

Dia mengajak semua lapisan masyarakat bersatu dan saling bergotong royong membatu perekonomian masyarakat Indonesia. "Mari kita kerja sama, yang kuat bantu yang lemah, yang lemah kerja sama yang baik, insyaallah kita akan bangkit," kata Prabowo.

(Achmad Zulfikar Fazli)