Trump Klaim Dialog AS–Iran Sedang Berlangsung Saat Ini

Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Trump Klaim Dialog AS–Iran Sedang Berlangsung Saat Ini

Muhammad Reyhansyah • 4 February 2026 11:19

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Washington saat ini tengah melakukan negosiasi dengan Iran. Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Selasa, 3 Februari 2026, meski ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai substansi pembicaraan.

“Mereka sedang bernegosiasi,” kata Trump singkat. Ia menambahkan, “Kami sedang bernegosiasi dengan mereka saat ini.”

Pernyataan itu muncul setelah sebuah jet tempur AS menembak jatuh pesawat nirawak Iran di Laut Arab pada Selasa, setelah drone tersebut mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln.

Trump menyinggung operasi militer sebelumnya terhadap Iran, seraya menyatakan bahwa Teheran tidak menginginkan eskalasi serupa terulang kembali. 

“Mereka sempat memiliki kesempatan beberapa waktu lalu, dan itu tidak berhasil, lalu kami melakukan (Operasi) Midnight Hammer. Saya rasa mereka tidak ingin hal itu terjadi lagi, tetapi mereka ingin bernegosiasi,” ujarnya, dikutip dari TRTWorld, Rabu, 4 Februari 2026.

Komentar Trump disampaikan di tengah aktivitas diplomatik AS terkait Iran. Utusan khusus Presiden AS, Steve Witkoff, dilaporkan bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem Barat pada Selasa, menurut media Israel.

Pertemuan tersebut berlangsung tak lama setelah Witkoff tiba di Israel untuk menggelar pembicaraan dengan para pejabat senior mengenai Iran serta implementasi fase kedua rencana gencatan senjata Gaza yang diusulkan Presiden Trump.

Iran Buka Jalan Perundingan
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri Iran untuk mengejar “negosiasi yang adil dan setara”.

“Saya telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri saya, dengan catatan tersedia lingkungan yang sesuai, bebas dari ancaman dan tuntutan yang tidak masuk akal untuk menempuh negosiasi yang adil dan setara, berlandaskan prinsip martabat, kehati-hatian, dan kemaslahatan,” kata Pezeshkian pada Selasa.

Ia menegaskan bahwa “negosiasi tersebut akan dilakukan dalam kerangka kepentingan nasional kami”.

Pada hari yang sama, Iran menyatakan persiapan tengah dilakukan untuk menggelar perundingan dengan Amerika Serikat dalam beberapa hari ke depan, dengan konsultasi masih berlangsung untuk memfinalisasi lokasi pertemuan.

Berbicara kepada kantor berita pemerintah IRNA, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan pembicaraan tersebut direncanakan sesuai arahan Presiden Pezeshkian.

“Perencanaan telah dilakukan untuk menyelenggarakan perundingan dalam beberapa hari ke depan, dan konsultasi sedang berlangsung untuk menentukan lokasi perundingan, yang akan diumumkan segera setelah difinalisasi,” ujar Baghaei.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada negara-negara sahabat yang telah menunjukkan “kepedulian dan niat baik” dalam membantu membuka jalan bagi proses diplomatik.

Baghaei menekankan bahwa waktu dan tempat perundingan seharusnya tidak menjadi bahan spekulasi media, seraya menambahkan bahwa sejumlah negara di kawasan telah menyatakan kesediaan untuk menjadi tuan rumah negosiasi tersebut.

Baca juga:  AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Dekati USS Abraham Lincoln di Laut Arab

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)