Langkah Putri Kusuma Wardani Belum Terbendung di Swiss Terbuka 2026

Tunggal putri bulu tangkis Indonesia, Putri Kusuma Wardani. Foto: PBSI.

Langkah Putri Kusuma Wardani Belum Terbendung di Swiss Terbuka 2026

Khoerun Nadif Rahmat • 13 March 2026 06:52

Jakarta: Tunggal putri unggulan pertama, Putri Kusuma Wardani, sukses mengamankan tiket perempat final Swiss Terbuka 2026 setelah menundukkan wakil Malaysia, Wong Ling Ching. Berlaga di St. Jakobshalle, Basel, Kamis, 12 Maret 2026, atlet yang akrab disapa Putri KW itu menang dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-15.

Kemenangan itu tidak diraih dengan mudah, terutama pada gim pertama. Putri sempat tertinggal poin cukup jauh.

Adaptasi terhadap gaya permainan lawan yang baru pertama kali dihadapinya menjadi tantangan utama di awal laga. Wong Ling Ching dinilai memiliki keunggulan pada akurasi bola atas yang sempat menyulitkan antisipasi Putri di lapangan.

"Untuk keseluruhan tadi di gim pertama cukup tertinggal lumayan jauh karena ini pertemuan pertama dengan Wong Ling Ching, dia punya tangan yang cukup menyulitkan bola atasnya jadi tadi agak sedikit kaget," kata Putri dikutip dair Media Indonesia, Jumat, 13 Maret 2026.

"Sebenarnya saya sudah lihat mainnya dari sebelum bertanding untuk tidak gerak dulu, namun beda rasanya kalau sudah didalam lapangan," imbuh Putri.

Momentum kebangkitan Putri muncul saat ia mulai mengubah pola permainan menjadi lebih sabar. Dengan meminimalisasi pergerakan yang tidak perlu dan fokus menjaga area tengah, ia berhasil melakukan transisi yang tepat untuk meladeni permainan lawan. 

Strategi mengarahkan bola untuk memancing reli panjang terbukti efektif memanen poin demi poin. Sehingga, ia mampu membalikkan keadaan.

Ilustrasi bulu tangkis. Foto: Medcom.id.

Memasuki gim kedua, Putri tampil lebih taktis dengan mengurangi kesalahan sendiri yang sempat membayanginya di gim pembuka. Ia memilih untuk bermain lebih aman dan menghindari variasi pukulan yang berisiko tinggi.

Pola itu justru membuat lawan frustrasi dan sering melakukan kesalahan sendiri saat meladeni reli-reli panjang yang diterapkan Putri.

"Di gim kedua lebih banyak rally, di gim pertama saya banyak mati sendiri dan banyak buangan yang salah jadi di gim kedua saya tidak banyak variasi atau memberikan bola atas yang aneh-aneh jadi lebih main safe saja dan banyak pukulan karena lawan juga mati sendiri kalau main rally. Besok harus lebih konsisten dan fokus dari awal laga," pungkasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)