Ilustrasi: Ombak tinggi di kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Perairan Selatan Bali Terancam Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter
Silvana Febiari • 4 August 2026 14:28
Denpasar: Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memprakirakan ketinggian gelombang laut hingga enam meter di perairan selatan Bali. Kondisi ini bakal terjadi pada 5-8 Agustus 2026.
“Gelombang laut tinggi di perairan selatan Bali saat ini terjadi akibat aktifnya monsun Australia,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar Luh Nyoman Didik Tri Utami, dilansir dari Antara, Selasa, 4 Agustus 2026.
Aktivitas tersebut memicu angin kencang yang bertiup konsisten dari arah timur hingga selatan. Kecepatan angin diprakirakan mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam.
Baca Juga :
BSN Perkuat Ekosistem Pesisir di Bali
Gesekan angin bertiup kuat di atas lautan terbuka di Samudera Hindia tanpa adanya hambatan itu memindahkan energi secara intensif ke permukaan air. Akibatnya, mendorong permukaan laut menjadi gelombang yang lebih tinggi ketika mendekati perairan yang lebih dangkal.
Selain di perairan selatan Bali, gelombang laut setinggi 4–6 meter pada periode yang sama juga diprakirakan terjadi di Selat Lombok bagian selatan.
Sedangkan wilayah perairan lainnya yaitu di Selat Badung dan Selat Bali bagian selatan diprakirakan tinggi gelombang lautnya mencapai 2-4 meter. Di Selat Lombok bagian utara diprakirakan ketinggian gelombang lautnya mencapai 1,25-2,5 meter.

Ilustrasi: Ombak tinggi di kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
BBMKG Denpasar menjelaskan kondisi angin dan gelombang laut berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Selanjutnya, operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. Sedangkan pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Pihaknya mengimbau masyarakat dapat memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali dan aplikasi Info BMKG.