Tanah longsor menutup total akses jalan penghubung antara Dusun Tamanrejo dan Dusun Tamansari, Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur/BPBD Kab. Malang
Longsor Tutup Akses 300 KK di Ampelgading Malang
Daviq Umar Al Faruq • 28 February 2026 17:38
Malang: Tanah longsor menutup total akses jalan penghubung antara Dusun Tamanrejo dan Dusun Tamansari, Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sekitar 300 kepala keluarga atau 1.213 jiwa terdampak karena jalur utama tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Peristiwa longsor terjadi pada Jumat, 27 Februari 2026, sekitar pukul 10.30 WIB di area kebun milik warga bernama Muhamat Ilyas. Material tanah dengan panjang sekitar 20 meter, tinggi 20 meter, dan lebar 8 meter menutup badan jalan secara total.
Laporan awal diterima Pusdalops PB BPBD Kabupaten Malang pada pukul 12.00 WIB dari masyarakat setempat. Tim langsung berkoordinasi dan menginformasikan kejadian tersebut ke Poslap Tirtoyudo untuk melakukan pendataan.

Tanah longsor menutup total akses jalan penghubung antara Dusun Tamanrejo dan Dusun Tamansari, Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur/BPBD Kab. Malang
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun akses vital antar dusun lumpuh dan warga terpaksa memutar sejauh kurang lebih 15 kilometer untuk beraktivitas.
“Benar telah terjadi tanah longsor di Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading, yang menutup akses jalan penghubung antara Dusun Tamanrejo ke Dusun Tamansari. Tidak ada korban jiwa, namun jalan tertutup total dan belum bisa dilalui kendaraan,” ujar Sadono, Sabtu, 28 Februari 2026.
Penanganan darurat langsung dilakukan dengan mendatangkan alat berat dari Binamarga pada hari yang sama. Pukul 12.11 WIB, alat berat mulai membuka material longsor, meski hingga laporan terakhir progres penanganan baru mencapai sekitar 50 persen.
“Kami terus melakukan pendataan dan percepatan pembersihan material longsor agar akses jalan bisa segera normal kembali. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan melalui update berikutnya,” kata Sadono.
Kondisi cuaca di lokasi saat ini dilaporkan berawan dan relatif aman untuk proses pembersihan. Sementara itu, nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan.
BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat cuaca tidak menentu. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan retakan tanah atau tanda-tanda pergerakan tanah di sekitar permukiman.