Rubio Tegaskan AS Tolak Kontrol Iran atas Pelayaran di Selat Hormuz

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. (Anadou Agency)

Rubio Tegaskan AS Tolak Kontrol Iran atas Pelayaran di Selat Hormuz

Willy Haryono • 28 April 2026 13:27

Washington: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan bahwa Washington tidak akan menerima pengaturan apa pun yang memberi Iran kewenangan menentukan akses maupun pungutan atas penggunaan Selat Hormuz.

Dalam wawancara dengan Fox News pada Senin, 27 April, Rubio menegaskan AS menolak keras upaya apa pun yang dapat menormalisasi kontrol Iran atas jalur air internasional strategis tersebut.

“Kita tidak bisa mentolerir sistem di mana Iran memutuskan siapa yang boleh menggunakan jalur air internasional dan berapa yang harus dibayar,” tegas Rubio, dilansir dari Antara, Selasa, 28 April 2026.

Ia juga menegaskan bahwa Presiden AS Donald Trump memiliki kewenangan penuh untuk menentukan apakah perang terhadap Iran akan berlanjut.

Pernyataan ini muncul setelah Iran melalui Presiden Masoud Pezeshkian menegaskan tidak akan mengikuti pembicaraan damai di bawah tekanan, ancaman, maupun blokade Selat Hormuz.

Teheran meminta AS mencabut seluruh hambatan maritim sebagai syarat melanjutkan dialog.

Ketegangan meningkat di Timur Tengah sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Iran bereaksi dengan menyerang wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer AS di kawasan tersebut.

Pada pekan pertama April, AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Namun, perundingan kedua negara di Pakistan untuk mengakhiri konflik gagal menghasilkan keputusan.

Memasuki pekan ketiga April, Trump mengumumkan bahwa ia akan memperpanjang gencatan senjata hingga Teheran menyerahkan "proposal terpadu" untuk menyelesaikan konflik.

Baca juga:  Sekjen PBB Desak AS-Iran Segera Buka Selat Hormuz demi Stabilitas Global

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)