Ilustrasi. Foto: Freepik.
Anti Gulung Tikar! Ini 5 Strategi Bangun Bisnis di Awal Tahun
Eko Nordiansyah • 1 January 2026 14:25
?Jakarta: Membuka usaha di awal tahun seringkali dianggap sebagai langkah strategis karena bertepatan dengan semangat baru. Namun, semangat saja tidak cukup, dibutuhkan perencanaan yang matang agar bisnis tidak hanya bertahan di awal tahun, tetapi terus tumbuh sepanjang tahun.
?Berikut adalah panduan strategis bagi Anda yang ingin memulai perjalanan bisnis di awal tahun:
?1. Susun rencana bisnis yang realistis
Agar bisnis bertahan lama, Anda harus memiliki rencana bisnis yang mencakup analisis pasar, target audiens, dan keunggulan produk dibandingkan kompetitor. Anda dapat menggunakan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) agar setiap target yang Anda tetapkan memiliki parameter keberhasilan
?2. Atur manajemen keuangan sejak dini
Di awal tahun, sangat penting untuk menetapkan anggaran yang realistis. Prioritaskan pengeluaran pada aset yang langsung berdampak pada pertumbuhan dan jangan menggunakan uang untuk keperluan yang tidak perlu. Penting bagi pebisnis memiliki likuiditas yang cukup untuk menjaga operasional selama enam bulan pertama. Mengingat, fase awal bisnis seringkali belum menghasilkan profit konsisten, sehingga dana cadangan dapat menjadi penyelamat agar bisnis tidak gulung tikar.

(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
3. ?Manfaatkan momentum awal tahun
?Awal tahun adalah waktu dimana setiap orang memiliki resolusi baru. Jika bisnis Anda bergerak di bidang pendidikan, manfaatkan momentum ini untuk menarik perhatian calon konsumen. Anda dapat memanfaatkan momentum awal semester untuk menjual berbagai keperluan sekolah seperti tas, buku, seragam dan lain sebagainya. Dengan begitu, bisnis Anda dapat terus berkembang dan berjalan sesuai target.
4. Bangun platform dan ekosistem digital
Sejak hari pertama, mulailah menggunakan alat bantu digital untuk urusan administrasi, pembukuan, hingga pengelolaan stok barang. Pebisnis dapat memanfaatkan media sosial untuk membangun brand awareness.
Ikuti tren terkini yang sedang viral di media sosial. Dengan begitu, brand yang anda punya akan semakin dikenal luas. Anda juga dapat memanfaatkan marketplace ternama seperti Tiktok Shop, Shopee, Tokopedia, hingga Lazada untuk memasarkan produk secara online.
5. ?Bangun identitas merek yang berkarakter
?Di tengah persaingan yang ketat, produk yang bagus saja tidak cukup. Pebisnis perlu membangun brand identity agar produk mudah diingat oleh konsumen. Tentukan nilai apa yang ingin Anda sampaikan, apakah bisnis Anda mengedepankan keramahan, harga ekonomis, atau kualitas premium. Identitas yang konsisten, gaya bahasa, dan pelayanan akan membuat merek semakin dikenal dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. (Surya Mahmuda)