Institut Asia Malang dan Mi Bola Mas Pecahkan Rekor MURI Untuk 130 Kreasi Mi Nusantara Terbanyak
130 Kreasi Mi Nusantara Pecahkan Rekor MURI
24 January 2025 15:50
Malang: Kolaborasi dunia pendidikan, industri, dan komunitas kuliner di Kota Malang mencatatkan sejarah baru. Melalui gelaran Parade Mi Nusantara, kolaborasi antara Institut Asia Malang dan Mi Bola Mas resmi dikukuhkan sebagai Rekor Dunia atau world record oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penyajian 130 kreasi menu mi Nusantara dalam satu rangkaian acara.
Pencapaian ini menjadi semakin istimewa karena sekaligus menandai perayaan 50 tahun Mi Bola Mas, yang sudah bediri sejak tahun 1976. Mi Bola Mas hadir sebagai mitra utama dengan menyediakan bahan baku berkualitas tinggi sekaligus membuka ruang eksplorasi bagi mahasiswa untuk menciptakan inovasi menu mi yang modern, kreatif, dan tetap mengangkat cita rasa Nusantara. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk terus relevan dengan zaman dengan mendukung pendidikan dan kreativitas generasi muda.
Festival ini merupakan puncak dari implementasi mata kuliah Business Practice dan Technology in Practice di Institut Asia Malang. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa bekerja dalam kelompok untuk menjalankan proses bisnis secara nyata, mulai dari riset produk dan pengembangan resep, pengolahan dan produksi, pengelolaan pemesanan berbasis teknologi (pre-order), strategi pemasaran dan design media promosi, hingga penjualan langsung kepada konsumen.
Seluruh rangkaian acara Parade Mi Nusantara ini dilaksanakan hanya dalam satu hari, dengan sistem pre-order yang dibuka sebelumnya menggunakan teknologi digital untuk mengelola permintaan dan produksi. Dalam satu hari pelaksanaan, tercatat sekitar 4.000 porsi mi berhasil disajikan dan dijual kepada masyarakat.
Melalui kerja tim dan pembagian peran yang jelas, mahasiswa tidak hanya belajar berkreasi, tetapi juga belajar berkolaborasi, berkomunikasi, dan mengelola operasional bersama. Bahkan, terdapat satu kelompok mahasiswa yang berhasil menyajikan dan menjual lebih dari 100 porsi mi dalam satu hari, menunjukkan kemampuan kerja sama tim dan manajemen usaha yang teruji langsung di lapangan.
“Mahasiswa kami belajar menghadapi pasar sesungguhnya. Tidak perduli apakah mahasiswa akuntansi atau teknik informatika, mereka dituntut untuk berkreasi dan disiplin dalam produksi, komunikasi, serta pengelolaan pesanan berbasis teknologi. Inilah pembelajaran bisnis yang nyata,” kata Wakil Rektor IV Institut Asia Malang, Rina Dewi.
Kolaborasi besar ini juga didukung oleh berbagai mitra strategis, antara lain HIPMI Kota Malang, Indonesia Chef Association (ICA) Malang Raya, serta SMK Tata Boga yang turut berkompetisi dan berpartisipasi di ajang ini. Sinergi lintas kampus, industri, komunitas profesional, dan sekolah vokasi ini menunjukkan bagaimana ekosistem kreatif dapat dibangun secara bersama-sama.
Untuk menjaga kualitas produk, mahasiswa juga mendapatkan pendampingan langsung dari para chef profesional yang tergabung ICA Malang Raya. Pendampingan ini tidak hanya berfokus pada kreativitas menu, tetapi juga pada standar higienitas, keamanan pangan, dan teknik pengolahan yang baik, sehingga setiap sajian tidak hanya unik, tetapi juga aman dan layak konsumsi sesuai standar profesional.
Keterlibatan SMK Tata Boga memberikan ruang bagi siswa-siswi vokasi untuk berkompetisi dan belajar langsung dalam ajang berskala nasional, sekaligus memperkuat jalur kolaborasi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.
Bertempat di Plaza Begawan Malang, Parade Mi Nusantara menarik perhatian ribuan pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, keluarga, hingga pelaku industri kuliner. Pengunjung tidak hanya menikmati ratusan menu mi inovatif, tetapi juga menyaksikan langsung momen pengukuhan rekor dunia oleh MURI.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan dan industri dalam menciptakan pembelajaran yang aplikatif, berbasis teknologi, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Sebagai langkah awal kerja sama dengan Mi Bola Mas, kegiatan ini diharapkan membuka ruang kolaborasi lanjutan yang memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan kompetensi dan kewirausahaan generasi muda.