Delapan Korban LCT Cahaya Permata Hati Ditemukan Selamat

Tim SAR Gabungan saat melakukan proses evakuasi korban tenggelamnya kapal LCT Cahaya Permata Hati di Perairan Puriri, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. ANTARA/HO-Humas SAR Timika

Delapan Korban LCT Cahaya Permata Hati Ditemukan Selamat

Whisnu Mardiansyah • 29 September 2026 09:14

Timika: Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi delapan korban tenggelamnya LCT Cahaya Permata Hati di Perairan Puriri, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika I Wayan Suyatna mengatakan seluruh korban dievakuasi menggunakan LCT Tri Anugerah Maritim 605 menuju Pelabuhan Rakyat Pomako, Timika.

"Delapan korban ditemukan Senin (28 September) malam sekitar pukul 23.00 WIT di atas kapal LCT Cahaya Permata Hati yang telah tenggelam 80 persen di Perairan Puriri. Posisi delapan korban saat ditemukan berada di atas anjungan dengan telah memakai jaket pelampung (life jaket)," kata Wayan seperti dilansir Antara, Selasa, 29 September 2026.

Proses evakuasi berlangsung hingga Selasa dini hari. Setelah berhasil dipindahkan ke LCT Tri Anugerah Maritim 605, seluruh korban dibawa menuju Pelabuhan Rakyat Pomako untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan seluruh korban telah ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian dan pertolongan diusulkan untuk ditutup.
 


Kapal Mengalami Kebocoran

LCT Cahaya Permata Hati sebelumnya dilaporkan mengalami kebocoran hingga tenggelam di sekitar Perairan Puriri pada Senin, 28 September 2026. Kapal tersebut membawa delapan orang dan mengangkut muatan pasir.

Kapal bertolak dari Pelabuhan Rakyat Pomako pada Senin pagi dengan tujuan Pelabuhan Asmat, Papua Selatan. Saat berada di sekitar Perairan Puriri, kapal mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam. Laporan mengenai kecelakaan tersebut kemudian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika.


Tim SAR Gabungan saat melakukan proses evakuasi korban tenggelamnya kapal LCT Cahaya Permata Hati di Perairan Puriri, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. ANTARA/HO-Humas SAR Timika


Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery mengerahkan tim SAR gabungan menuju lokasi kejadian.

Tim bergerak menggunakan LCT Tri Anugerah Maritim 605 dan RBB Basarnas untuk melakukan pencarian serta pertolongan terhadap seluruh orang yang berada di atas LCT Cahaya Permata Hati.

Setelah ditemukan, delapan korban dievakuasi dalam kondisi selamat dan dibawa menuju Pelabuhan Rakyat Pomako. Selanjutnya, para korban diserahkan kepada pihak keluarga.

(Whisnu M)