Anak-anak di Jakarta Utara membuat materi visual yang langsung diterapkan pada gerobak sate milik pedagang UMKM lokal. Foto: Dok. Istimewa.
Anak-Anak Jakarta Utara Latih Keterampilan Desain UMKM Lokal
Fachri Audhia Hafiez • 9 October 2026 20:26
Jakarta: Anak-anak di Jakarta Utara dilatih memanfaatkan teknologi digital secara produktif. Para peserta diajak membuat materi visual yang langsung diterapkan pada gerobak sate milik pedagang UMKM lokal di lingkungan mereka.
"Kalau setelah belajar mereka langsung melihat hasilnya digunakan oleh seseorang, mereka jadi tahu bahwa skill yang baru mereka pelajari bukan sekadar teori. Mereka sudah bisa menggunakan kemampuan itu untuk menciptakan sesuatu yang berguna," ujar Founder Warong Digital Audrey Tjahjadi dalam keterangannya, Jumat, 9 Oktober 2026.
Program itu digagas Warong Digital melalui Skill for Good di Papanggo, Jakarta Utara. Anak-anak diberikan pelatihan desain grafis berbasis Canva.
Audrey menjelaskan bahwa program ini menerapkan formula tiga langkah, yakni learn, create, dan give back. Langkah tersebut dirancang untuk menggeser peran anak-anak dari sekadar konsumen media sosial menjadi pembuat karya yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
"Anak-anak sekarang sudah sangat dekat dengan dunia digital. Saya ingin mereka melihat bahwa teknologi tidak hanya digunakan untuk media sosial atau mengonsumsi konten. Mereka juga bisa menjadi orang yang menciptakan sesuatu dengan teknologi tersebut," kata Audrey.

Anak-anak di Jakarta Utara membuat materi visual yang langsung diterapkan pada gerobak sate milik pedagang UMKM lokal. Foto: Dok. Istimewa.
Dalam pelaksanaannya, para peserta tidak hanya dibekali teori memilih warna, tipografi, dan komposisi visual. Mereka langsung dihadapkan pada pelaku usaha mikro sebagai klien untuk menyusun materi promosi yang komunikatif, jelas, serta fungsional saat dicetak.
Melalui pendekatan berbasis pemecahan masalah nyata ini, Warong Digital memastikan memperluas program edukasi digital interaktif. Langkah ini diharapkan mampu mengasah daya kritis sekaligus kepedulian sosial generasi muda terhadap pengembangan UMKM di sekitar mereka.