Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi)/PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB)
Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Resmi Berbayar, Segini Tarifnya
Daviq Umar Al Faruq • 15 October 2026 10:41
Probolinggo: Masa sosialisasi gratis selama dua pekan di Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Segmen Gending-Paiton, Jawa Timur, resmi berakhir. Sejak Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB, para pengguna jalan tol sepanjang 24,08 kilometer ini sudah diwajibkan membayar tarif penyeberangan sesuai ketentuan.
Penetapan tarif ini berlandaskan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 7683/KPTS/Mn/2026. Aturan tersebut memuat rincian besaran tarif serta penggolongan jenis kendaraan untuk ruas Gending hingga Paiton.
Berdasarkan regulasi tersebut, tarif untuk kendaraan Golongan I dari Gending menuju Kraksaan ditetapkan sebesar Rp16.000. Sementara itu, pengendara yang melintas penuh dari Gending hingga Paiton dikenakan tarif Rp36.000.
Baca Juga :
Selama rentang 30 September hingga 13 Oktober 2026, akumulasi kendaraan yang melintas mencapai 231.692 unit dari dua arah. Kendaraan pribadi atau Golongan I mendominasi lalu lintas harian di sepanjang rute perintisan tersebut.
Distribusi arus kendaraan terkonsentrasi di dua gerbang tol utama kawasan tersebut. Gerbang Tol Kraksaan mencatat pergerakan keluar-masuk sebanyak 75.607 kendaraan, sedangkan Gerbang Tol Paiton menampung hingga 156.085 kendaraan.
"Mulai 14 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB, tarif diberlakukan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Kami memastikan seluruh layanan operasional telah disiagakan penuh untuk menjamin perjalanan yang lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan," jelas Hima.

Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi)/PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB)
Pengoperasian ruas tol ini tidak hanya berdampak pada angka lalu lintas, tetapi juga memangkas durasi perjalanan secara signifikan. Jalur ini menjadi solusi efektif dalam mengurai kemacetan kronis yang kerap terjadi di jalan nasional.
Waktu tempuh pengendara dari Probolinggo menuju Besuki kini memendek drastis menjadi 1 jam 15 menit. Padahal, perjalanan melalui rute arteri nontol sebelumnya memakan waktu hingga 2 jam lebih.
Guna menjaga kenyamanan dan kelancaran arus kendaraan, PT JPB meminta para pengendara untuk selalu mengantisipasi aspek keselamatan teknis. Kesiapan saldo pada kartu tol elektronik juga menjadi hal mendasar yang perlu diperhatikan pengguna jalan.
Pengendara diimbau memastikan saldo e-toll mencukupi serta menggunakan kartu yang sama saat masuk dan keluar gerbang tol. Bantuan darurat 24 jam dapat diakses melalui One Call Center Jasa Marga di nomor 133 atau aplikasi Travoy.