Mulai September 2026, Warga Sulawesi Dapat Mengajukan Visa Belanda di Makassar

Ilustrasi visa. Freepik

Mulai September 2026, Warga Sulawesi Dapat Mengajukan Visa Belanda di Makassar

Achmad Zulfikar Fazli • 2 September 2026 16:01

Makassar: Masyarakat Sulawesi yang berencana melakukan perjalanan ke Belanda dapat mengajukan aplikasi visa di Makassar mulai September 2026. Sehingga, masyarakat tidak lagi harus melakukan perjalanan ke Jakarta untuk mengurus pengajuan aplikasi visa Belanda.

Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu, mengatakan pelayanan ini diberikan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Sulawesi dalam pengurusan visa Belanda. Setelah melakukan koordinasi dan pembahasan dengan VFS Global, pihak yang menangani penerimaan aplikasi visa Belanda, dia mendorong Makassar menjadi titik pelayanan yang efektif dan strategis bagi masyarakat Sulawesi.

“Sulawesi memiliki jumlah penduduk yang besar, aktivitas bisnis yang terus berkembang, serta mobilitas internasional yang semakin tinggi. Karena itu, saya menyampaikan bahwa Makassar merupakan lokasi yang strategis dan aman untuk mendekatkan pelayanan aplikasi visa Belanda kepada masyarakat Sulawesi,” ujar Osco dalam keterangan tertulis, Rabu, 2 September 2026.

Osco mengatakan masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi sebelumnya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk tiket pesawat, hotel, transportasi lokal, serta waktu perjalanan apabila harus pergi ke Jakarta untuk mengurus aplikasi visa. Dengan adanya kemudahan pelayanan, pengurusan aplikasi visa menjadi lebih efisien.

“Masyarakat dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, maupun Sulawesi Barat tidak perlu lagi terbang ke Jakarta hanya untuk mengajukan aplikasi visa. Mereka cukup datang ke Makassar sesuai dengan prosedur dan jadwal pelayanan yang berlaku,” jelas Osco.

Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu. Dok. Istimewa

Selain memberikan efisiensi dari sisi biaya dan waktu, Osco menilai pelayanan yang lebih dekat juga sejalan dengan semangat keberlanjutan. Berkurangnya kebutuhan perjalanan udara domestik menuju Jakarta untuk keperluan pengajuan visa dapat membantu mengurangi perjalanan yang tidak diperlukan dan jejak emisi karbon.

Rencana menghadirkan pelayanan aplikasi visa Belanda di Makassar juga telah disampaikan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, pada saat peresmian Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar, Selasa, 18 Agustus 2026.

Setelah peresmian tersebut, Osco melanjutkan komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan pihak terkait agar implementasinya dapat dilakukan secepat mungkin. Hasilnya, pelayanan tersebut dapat mulai berjalan pada September 2026.

“Saya berterima kasih kepada Kedutaan Besar Kerajaan Belanda dan VFS Global atas dukungan dan kerja samanya. Bagi saya, diplomasi harus menghasilkan manfaat yang konkret dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini merupakan salah satu langkah awal untuk semakin mendekatkan Belanda dengan masyarakat Sulawesi,” kata Osco.
 

Osco berharap kemudahan akses aplikasi visa ini dapat mendorong semakin tingginya hubungan masyarakat Sulawesi dengan Belanda dalam bidang pendidikan, pariwisata, perdagangan, investasi, ekonomi kreatif, maupun people-to-people relations.

Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar diharapkan menjadi salah satu jembatan untuk memperkuat hubungan antara Kerajaan Belanda dan kawasan Sulawesi, sekaligus mendukung berbagai bentuk kerja sama ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan hubungan antarmasyarakat.

(Achmad Zulfikar Fazli)