Kyoga Nakamura dan Mimpi Besar Bersama Singapura di FIFA ASEAN Cup

Pemain Timnas Singapura keturunan Jepang Kyogo Nakamura. FIFA

Kyoga Nakamura dan Mimpi Besar Bersama Singapura di FIFA ASEAN Cup

Whisnu Mardiansyah • 23 September 2026 22:12

Jakarta: Nama Andres Iniesta menjadi sosok pertama yang terlintas di benak Kyoga Nakamura ketika mengawali wawancara eksklusif bersama FIFA. Bagi gelandang tim nasional Singapura itu, legenda sepak bola Spanyol tersebut bukan hanya idola masa kecil, tetapi juga figur yang memberi pengaruh dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola.

Kini, Nakamura memiliki kesempatan untuk membangun kisahnya sendiri bersama Singapura. Lahir dan besar di Jepang, pemain berusia 30 tahun itu memilih mengenakan seragam Singapura di level internasional.

Keputusan tersebut tidak datang dengan mudah. Membela negara yang memiliki latar budaya berbeda dari tempat kelahiran dan lingkungan tempat ia berkembang sebagai pemain membutuhkan pertimbangan panjang. Namun, Nakamura mengaku bangga dengan pilihan yang telah diambilnya.

“Itu adalah keputusan yang sangat tidak mudah, tetapi saya bangga telah mengambilnya. Tentu saja, saya sangat mencintai Jepang," ujarnya.

Pilihan tersebut kemudian membawanya menjadi bagian dari perkembangan sepak bola Singapura, baik melalui kompetisi klub maupun tim nasional.

Sebelum kembali ke Singapura, Nakamura sempat menjalani karier di Thailand. Ia kemudian bergabung dengan Lion City Sailors. Bagi Nakamura, keputusan tersebut bukan sekadar kembali ke lingkungan yang sudah dikenalnya, melainkan kesempatan untuk ikut mendorong kemajuan sepak bola di Singapura.

“Pertama-tama, saya sangat senang menjadi bagian dari tim yang luar biasa ini. Saya juga percaya bahwa berkontribusi untuk klub ini secara langsung berarti berkontribusi terhadap pertumbuhan sepak bola di Singapura,” katanya.
 


Membawa Singapura Kembali ke Piala Asia

Perjalanan Nakamura bersama tim nasional Singapura kemudian menghasilkan sebuah pencapaian penting. Bersama The Lions, ia menjadi bagian dari generasi yang membawa Singapura kembali ke Piala Asia AFC untuk pertama kalinya sejak tampil sebagai tuan rumah pada 1984.

Bagi Nakamura, keberhasilan tersebut menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya. Meski demikian, prestasi itu tidak membuatnya berhenti memasang target.

“Pengalaman ini adalah pencapaian terbesar dalam karier sepak bola saya. Namun, saya ingin meraih lebih banyak lagi, dan saya percaya saya bisa melakukannya,” ujar Nakamura.

Salah satu sosok yang memiliki peran penting dalam perjalanan Nakamura bersama Singapura ialah Gavin Lee. Keduanya telah bekerja sama selama enam tahun, sejak Lee menangani Tampines Rovers. Durasi kebersamaan tersebut membuat Nakamura memahami karakter, filosofi, serta tuntutan yang diberikan Lee kepadanya.

“Dia sangat teliti dan selalu berusaha meningkatkan kualitas dirinya, sembari tetap rendah hati. Kami telah bekerja bersama selama enam tahun, sejak dia menjadi manajer di Tampines [Rovers]. Saya mengenalnya dengan baik, dan saya tahu apa yang dia harapkan dari saya,” tuturnya.

Hubungan yang telah terbangun selama bertahun-tahun menjadi modal bagi Nakamura dalam menjalani perannya di bawah Lee. Keduanya kini kembali bekerja sama untuk membawa Singapura melanjutkan perkembangan di level internasional.

Meski sudah menjadi bagian dari generasi yang mengantarkan Singapura menuju Piala Asia 2027, Nakamura belum menganggap perjalanan mereka selesai. Ia justru menatap kesempatan berikutnya untuk kembali menciptakan catatan penting bersama The Lions.

“Saya menantikan kesempatan untuk kembali mencetak sejarah bagi sepak bola Singapura di Piala Asia mendatang,” katanya.

Sebelum berlaga di Piala Asia, Nakamura kini bersiap menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menyambut turnamen tersebut dengan antusias, terlebih dengan harapannya agar setiap negara peserta dapat menurunkan kekuatan terbaik.

Menurutnya, menghadapi tim-tim kuat sembari mengenakan seragam negaranya menjadi pengalaman yang membanggakan.

“Saya sangat antusias dengan turnamen ini karena saya berharap setiap negara akan membawa skuad penuh mereka. Sebagai pemain, saya sangat bangga bisa bersaing menghadapi tim-tim kuat atas nama negara saya,” ujar Nakamura.

Singapura berada di ASEAN Cup Divisi 1 dan akan bersaing di fase grup bersama Indonesia, Malaysia, dan Bangladesh.

Nakamura memilih berkonsentrasi pada hal-hal yang berada dalam kendalinya saat menghadapi persaingan tersebut. Ia ingin memastikan persiapan pribadi dan performanya tetap maksimal, terlepas dari lawan yang dihadapi.

“Saya selalu percaya bahwa, terlepas dari negara mana yang saya hadapi, saya harus fokus mengendalikan hal-hal yang bisa saya kendalikan,” katanya.

Setelah membantu Singapura kembali ke persaingan elite sepak bola Asia, Nakamura kini mendapat panggung baru melalui ASEAN Cup. Ia tidak ingin berhenti pada pencapaian yang telah diraih bersama The Lions.

Gelandang berusia 30 tahun itu masih ingin berkembang sekaligus memberikan kontribusi lebih besar bagi tim nasional Singapura.

“Pertama-tama, untuk meraih hasil yang baik di turnamen ini, saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk mempersiapkan diri mulai hari ini, saat ini juga, dan memberikan segalanya setiap hari,” tegasnya.

(Whisnu M)