Seorang pria ditangkap di dekat lapangan golf Donald Trump di California karena membawa senjata beserta amunisi. (Anadolu Agency)
Pria Bersenjata Api Ditangkap Jelang Acara Penggalangan Dana Trump di California
Willy Haryono • 5 August 2026 09:29
Los Angeles: Seorang pria ditangkap aparat penegak hukum Amerika Serikat setelah kedapatan membawa senjata api beserta amunisi di mobilnya dekat lapangan golf milik Presiden Donald Trump di kawasan Los Angeles, California.
Departemen Sheriff Los Angeles County pada Selasa, 5 Agustus 2026, mengidentifikasi pria tersebut sebagai Jeanine John Taele (38).
Menurut pihak berwenang, Taele terlihat mengambil foto dan merekam video di sekitar lokasi pada Minggu, dua hari sebelum agenda penggalangan dana yang akan dihadiri Trump di Trump National Golf Course, Rancho Palos Verdes.
Saat diperiksa, petugas menemukan magazen berkapasitas 16 peluru berisi amunisi di saku Taele. Polisi juga menyita sepucuk pistol yang telah terisi peluru dari mobilnya.
Dikutip dari France 24, Rabu, 5 Agustus 2026, penggeledahan di rumah Taele di Kota Downey menemukan sejumlah senjata api, magazen, amunisi, rompi antipeluru, serta buku catatan yang disebut berisi "pernyataan yang mengkhawatirkan."
Taele didakwa dengan sejumlah tindak pidana, termasuk perampokan tingkat dua, kepemilikan magazen berkapasitas besar, serta kepemilikan senapan atau shotgun berlaras pendek.
Ia juga didakwa melakukan pelanggaran ringan karena membawa senjata api tersembunyi di dalam kendaraan. Pada sidang Senin, Taele menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan.
Pengadilan memerintahkan agar ia tidak mendekati lapangan golf milik Trump dan dilarang memiliki senjata api. Hakim juga menetapkan uang jaminan sebesar USD250.000.
Belum diketahui apakah Taele telah menunjuk pengacara. Keluarganya juga belum memberikan pernyataan kepada media.
Departemen Sheriff Los Angeles County menyatakan saat pertama kali menghubungi Taele, pria tersebut diketahui tengah diselidiki oleh Kepolisian El Segundo dalam kasus perampokan.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa sejauh ini tidak terdapat ancaman yang kredibel terhadap masyarakat.
Kasus ini kembali menyoroti keamanan Presiden Trump. Pada 2025, seorang pria dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena mencoba melakukan pembunuhan terhadap Trump di klub golfnya di Florida.
Baca juga: Bawa Pistol, Seorang Pria Ditangkap Saat Kampanye Trump di California