Petugas mengevakuasi jenazah haji Aceh yang meninggal dunia dalam pesawat saat kepulangan menuju Tanah Air, di Bandara SIM, Aceh Besar, Senin (22/6/2026). ANTARA/HO/PPIH Embarkasi Aceh
Seorang Haji Asal Aceh Wafat di Pesawat dalam Perjalanan Pulang ke Tanah Air
Whisnu Mardiansyah • 22 June 2026 15:53
Banda Aceh: Seorang haji asal Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 7 Embarkasi Aceh dilaporkan wafat dalam pesawat saat perjalanan pulang dari Tanah Suci, Arab Saudi menuju Tanah Air.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh Arijal menyampaikan jamaah yang wafat di pesawat adalah Aisyah Abdullah Nanggroe binti Abdullah Nanggroe, usia 92 tahun, asal Kabupaten Aceh Timur.
"Jamaah yang wafat dalam pesawat adalah Aisyah Abdullah Nanggroe binti Abdullah Nanggroe (92), asal Kabupaten Aceh Timur," kata Arijal di Banda Aceh, seperti dilansir Antara, Senin, 22 Juni 2026.
Arijal menjelaskan Kloter 7 terbang dari bandara Madinah pada Senin, 22 Juni 2026. Almarhumah wafat sekitar pukul 10.20 WIB dalam pesawat saat perjalanan kembali ke Aceh.
"Kini jenazah almarhumah dari sudah dibawa dari bandara SIM menuju ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh," ujar Arijal.
Dengan meninggalnya Aisyah Abdullah Nanggroe, total jemaah haji Aceh yang wafat selama musim haji ini, baik di Makkah maupun Madinah, bertambah menjadi 16 orang.
"Jumlah jemaah haji Aceh yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 menjadi 16 orang, 15 di tanah suci dan 1 orang dalam proses pemulangan ke Tanah Air," kata Arijal.
Dalam kesempatan tersebut, Arijal menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan dalam menerima ketentuan Allah SWT.
"Kepergian mereka saat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi jalan menuju rahmat dan ampunan-Nya. Semoga seluruh amal ibadah, doa, dan pengabdian yang telah mereka lakukan diterima di sisi Allah SWT," ujar Arijal.
.jpeg)
Proses pemulangan jemaah haji Aceh melalui Debarkasi Aceh terus berlangsung sesuai jadwal pada 15 hingga 30 Juni 2026. PPIH terus memberikan pelayanan dan pendampingan kepada jamaah hingga kembali dengan selamat ke daerah masing-masing.
"Kita berharap seluruh jamaah yang masih berada di tanah suci maupun yang sedang dalam perjalanan pulang senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan," tutupnya.