Mensesneg: Pemerintah Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa Sulteng

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Foto: Antara.

Mensesneg: Pemerintah Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa Sulteng

Anggi Tondi Martaon • 17 June 2026 16:24

Jakarta: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah bergerak cepat dalam penanganan korban gempa dan dampak bencana berjalan optimal. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak, terutama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan juga dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh penanganan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," ujar Prasetyo dikutip dari Antara, Rabu, 17 Juni 2026.

Prasetyo menambahkan pemerintah terus memantau perkembangan situasi pascagempa. Masyarakat juga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Ia menegaskan pentingnya masyarakat mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan otoritas terkait. Sehingga, tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita yang tidak bertanggung jawab.

"Pemerintah terus memberikan informasi kepada masyarakat untuk tidak boleh lengah, tetap waspada apabila mengantisipasi kejadian gempa-gempa susulan," imbuh Prasetyo.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Rabu, 17 Juni 2026, pukul 01.29 WIB. Bencana tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Warga melakukan evakuasi mandiri saat terjadi gempa di Pantai Tondo, Palu, Sualwesi Tengah, Selasa, 16 Juni 2026. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/tom.

BMKG menyampaikan, pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,14 Lintang Selatan dan 120,33 Bujur Timur, sekitar 54 kilometer barat laut Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman lima kilometer.

BMKG menjelaskan gempa tersebut merupakan susulan dari gempa utama bermagnitudo 6,7 yang terjadi pada Selasa, 16 Juni di wilayah tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah.

(Anggi Tondi)