Duta Pembelajaran Bahasa Indonesia Bersiap untuk Penempatan di Seluruh Australia

Duta Pembelajaran Bahasa Indonesia (ILLA) akan ditempatkan di seluruh Australia. Foto: Kedubes Australia di Jakarta

Duta Pembelajaran Bahasa Indonesia Bersiap untuk Penempatan di Seluruh Australia

Fajar Nugraha • 17 June 2026 15:53

Jakarta: Kedutaan Besar Australia di Indonesia, bersama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Australia, menyambut angkatan kedua tahun 2026 untuk program Duta Pembelajaran Bahasa Indonesia atau Indonesian Language Learning Ambassadors (ILLA).

Sebanyak 80 duta bahasa Indonesia akan ditempatkan di 51 sekolah dan tiga universitas di seluruh Australia. Para duta ILLA akan berbagi keahlian mereka dalam bahasa, budaya, dan adat istiadat Indonesia sekaligus menjalin persahabatan erat di Australia.

Program ILLA terus memperkuat hubungan pendidikan dan budaya antara kedua negara. Dalam Pertemuan Tahunan Pemimpin Australia-Indonesia di Jakarta pada tahun 2025, Perdana Menteri Anthony Albanese dan Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen bersama mereka terhadap program ini dan menyambut perluasan penempatan duta di seluruh Australia.

“Hubungan antar masyarakat merupakan inti dari kemitraan kami dengan Indonesia. Melalui program ILLA, para akademisi Indonesia dan pelajar Australia saling belajar, memperdalam pemahaman antar negara kita, serta membangun hubungan yang langgeng,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier pada 16 Juni 2026, dikutip dari keterangan tertulis Kedubes Australia, Rabu 17 Juni 2026.

Peningkatan jumlah menjadi 80 duta mencerminkan hubungan yang kuat antara akademisi Indonesia dan penyelenggara pendidikan Australia. Melalui kegiatan di ruang kelas dan interaksi masyarakat, program ini memperkuat hubungan budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Australia.

Sebelum penempatan, para duta ILLA mengikuti orientasi dan pelatihan Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) yang disesuaikan dan diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, yang membekali mereka untuk terlibat secara efektif dalam beragam lingkungan belajar di Australia.

(Fajar Nugraha)