Super New Moon Picu Ancaman Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Maluku

Ilustrasi banjir rob. (Dokumentasi/ Media Indonesia)

Super New Moon Picu Ancaman Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Maluku

Silvana Febiari • 14 May 2026 23:04

Ambon: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Ambon mengingatkan masyarakat di sejumlah wilayah Maluku untuk mewaspadai adanya potensi banjir rob. Potensi tersebut dipicu fenomena Super New Moon (fase bulan perigee dan bulan baru) pada 17 Mei 2026.

"Peristiwa alam ini harus diwaspadai dan warga bersiaga selalu karena berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Ambon Djati Cipto Kuncoro, dilansir dari Antara, Kamis, 14 Mei 2026. 
 


Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Maluku diantaranya pesisir Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Kepulauan Kei (Kabupaten Maluku Tenggara), Kepulauan Aru, serta pesisir wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

"Potensi gelombang pasang dan banjir pesisir (rob) ini berbeda waktu (hari dan jam) di tiap wilayah," ucapnya.

Secara umum wilayah Maluku berpotensi mengalami banjir rob pada periode 13 hingga 24 Mei 2026. Potensi banjir pesisir (rob) ini secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan dan aktivitas di pemukiman pesisir.


Ilustrasi, super new moon. (Freepik)


Masyarakat diimbau agar tidak panik serta selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.

"Sehingga untuk mencegah berbagai hal sejak dini, maka BMKG mengingatkan masyarakat terutama di wilayah pesisir untuk selalu waspadai saat melakukan aktivitas mereka," ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)