Kota Bandung Bersolek Jelang Reaktivasi Bandara Husein

Petugas di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung. Istimewa

Kota Bandung Bersolek Jelang Reaktivasi Bandara Husein

Roni Kurniawan • 23 July 2026 11:37

Bandung: Pemerintah Kota Bandung mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang reaktivasi Bandara Husein Sastranegara yang dijadwalkan kembali beroperasi pada Agustus 2026. Penataan infrastruktur, kebersihan, hingga estetika kawasan menjadi fokus utama agar Kota Bandung siap menyambut lonjakan wisatawan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, kewenangan pengoperasian penerbangan sepenuhnya berada di pemerintah pusat bersama pengelola bandara. Sementara itu, Pemkot Bandung berfokus menyiapkan kawasan penunjang agar memberikan kesan pertama yang positif bagi setiap pengunjung yang tiba melalui Bandara Husein.

"Persiapan dari sisi Kota Bandung begitu wisatawan keluar dari bandara, mereka harus langsung merasa nyaman melihat Kota Bandung yang bersih dan indah," kata Farhan melalui Humas Kota Bandung, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Farhan, sejumlah penataan akan dilakukan, mulai dari pembangunan Gerbang Husein hingga pembaruan wajah kawasan Gerbang Tol Pasteur sebagai salah satu pintu masuk utama menuju Kota Bandung. Farhan menilai pembenahan tersebut penting untuk memperkuat citra Bandung sebagai kota tujuan wisata dan bisnis.

"Langkah yang akan kami lakukan yaitu membangun Gerbang Husein dan menyesuaikan tampilan kawasan Gerbang Tol Pasteur sebagai pintu masuk utama ke Kota Bandung," ujar Farhan.
 


Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan Bandara Husein Sastranegara kembali melayani penerbangan mulai Agustus 2026. Menurutnya, pengoperasian kembali bandara akan menjadi katalis peningkatan sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bandung.

"Kami mendapat kabar gembira bahwa Bandara Husein diaktifkan kembali pada bulan Agustus. Ini akan memberikan implikasi terhadap meningkatnya pariwisata dan jumlah kunjungan ke Kota Bandung," jelas Dedi.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, Dedi meminta kualitas layanan publik di Kota Bandung terus ditingkatkan. Pembenahan kebersihan kota, trotoar, penerangan jalan umum (PJU), hingga kondisi jalan dinilai harus menjadi prioritas agar sejalan dengan meningkatnya jumlah wisatawan.


Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung. Dokumentasi/ istimewa


"Kebersihan harus terjaga, trotoar harus bersih, lampu jalan harus menyala, jalannya harus halus," sahut Dedi.

Dedi menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus berkolaborasi dengan Pemkot Bandung dalam penataan kawasan, peningkatan infrastruktur, serta penanganan persoalan perkotaan, termasuk pengelolaan sampah.

Menurut Dedi, kualitas pelayanan publik harus terus diperkuat karena Kota Bandung merupakan etalase Jawa Barat yang menjadi tujuan utama wisatawan maupun pelaku usaha.

"Kota Bandung adalah wajah Jawa Barat, sehingga pelayanan publiknya juga harus modern," tandas Dedi.

(Whisnu M)