Tim SAR sedang berkoordinasi melakukan pencarian lanjutan terhadap pelatih Valencia dan anaknya yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. ANTARA/Kornelis Kaha
Hari ke-13 Pencarian Korban Kapal KM Putri Sakinah Masih Nihil
Media Indonesia • 7 January 2026 20:36
Kupang: Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap satu Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo pada 26 Desember 2025. Hingga hari ke-13 pencarian, hasil operasi masih nihil.
“Hasil operasi SAR pada hari ke-13 masih nihil,” ujar Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, Rabu, 7 Januari 2026.
Dia mengatakan pencarian hari ini, Rabu, 7 Januari 2026, dimulai sejak pukul 06.30 Wita dengan fokus di sekitar lokasi penemuan bangkai KM Putri Sakinah. Sebanyak 168 personel dari unsur Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai Taman Nasional Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat, komunitas penyelam Labuan Bajo, serta unsur gabungan lainnya dikerahkan dalam operasi tersebut.
.jpg)
Tim gabungan Basarnas melakukan pencarian 3 WNA Spanyol korban kapal tenggelam di Labuan Bajo. (Istimewa)
Selain itu, 18 alutsista utama turut digunakan untuk menyisir perairan dan pulau-pulau di sekitar Labuan Bajo. Ditpolair Polda NTT juga menurunkan Remotely Operated Vehicle (ROV) dan sonar. Operasi SAR turut diperkuat dengan pengerahan Multi Beam Sonar dari ITB Bandung serta Multi Beam Sonar milik Distrik Navigasi Kupang untuk mendeteksi keberadaan korban di perairan sekitar Pulau Padar.
Operasi SAR diperpanjang selama dua hari, terhitung mulai 8 hingga 9 Januari 2026. Perpanjangan ini dilakukan menyusul ditemukannya korban ketiga pada Selasa, 6 Januari 2026, serta adanya surat resmi dari Kedutaan Besar Spanyol.
Dubes Spanyol Sampaikan Apresiasi
Sementara itu, Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Basarnas dan seluruh unsur yang terlibat, atas respons cepat dan komitmen kemanusiaan dalam penanganan insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah. Dalam pernyataan resminya, Dubes Spanyol menyoroti tingkat koordinasi dan kerja sama antarlembaga Indonesia, termasuk Basarnas, otoritas pelabuhan, serta aparat keamanan negara, yang dinilainya menunjukkan profesionalisme dan dedikasi tinggi selama proses pencarian berlangsung.“Berkat upaya berkelanjutan dan kerja sama erat antar lembaga, telah dicapai kemajuan signifikan dengan ditemukannya tiga dari empat jenazah korban,” ungkap Bernardo de Sicart Escoda.
Kedutaan Besar Spanyol juga menyampaikan penghargaan atas komitmen kemanusiaan dan kerja keras seluruh pihak berwenang Indonesia, serta menyatakan kesiapan untuk terus berkoordinasi apabila diperlukan dalam tahapan selanjutnya. (MI/PO)