Kementerian PU Rampungkan 222 Gedung SPPG

Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dirampungkan oleh Kementerian PU. Foto: ANTARA/HO-Kementerian PU.

Kementerian PU Rampungkan 222 Gedung SPPG

Fachri Audhia Hafiez • 7 June 2026 06:41

Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan telah merampungkan pembangunan 222 gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 30 provinsi di seluruh Indonesia. Proyek strategis ini diselesaikan secara cepat guna mendukung perluasan jangkauan program pemenuhan gizi nasional, termasuk menyasar masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Kita sudah kerjakan ada sekitar 222 SPPG. Sebagian ada juga yang di wilayah 3T. Jadi titiknya itu kita koordinasi langsung dengan BGN dan Kemendagri. Kita hanya survei saja, apakah tanahnya bisa segera kita bangun. Karena kita juga kan dikejar target," ujar Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 7 Juni 2026.
 


Dody menjelaskan, penentuan titik lokasi pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ini merupakan hasil sinergi ketat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dalam kolaborasi ini, Kementerian PU mengambil peran vital untuk melakukan survei kesiapan lahan serta mempercepat proses konstruksi fisik agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.

Saat ini, Kementerian PU tengah melakukan proses serah terima aset secara utuh kepada pihak BGN. Sebelum operasional resmi dimulai, BGN dijadwalkan bakal melakukan pengecekan berkala pada setiap fasilitas fisik SPPG untuk memastikan seluruh standardisasi bangunan telah terpenuhi dan siap digunakan tanpa kendala.

"Saat ini sedang berproses serah terima dengan BGN. Mungkin BGN akan mengecek satu per satu. Tapi secara utuh sudah selesai semua," ungkap Dody.

Guna memastikan pemanfaatan dapur gizi ini berjalan optimal, Menteri PU berencana menggelar koordinasi lanjutan dengan pimpinan baru BGN dalam waktu dekat. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat operasional layanan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil yang selama ini memiliki keterbatasan akses.


Menteri PU Dody Hanggodo. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona Hukmana.

Sebagai bagian dari pemerataan di kawasan perbatasan, Kementerian PU turut membangun dua gedung SPPG di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni di PLBN Wini dan PLBN Motamasin. SPPG PLBN Wini berdiri di atas lahan seluas 1.408,63 m² di Kabupaten Timor Tengah Utara, sedangkan SPPG PLBN Motamasin dibangun di atas lahan seluas 1.469,12 m² di Kabupaten Malaka.

Seluruh infrastruktur SPPG yang dibangun telah dilengkapi dengan fasilitas modern berstandar tinggi. Di dalamnya tersedia dapur utama, area pencucian alat dan bahan makanan, gudang penyimpanan kering dan basah, ruang peralatan, area parkir, jaringan air bersih, hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menjaga higienitas serta keberlanjutan lingkungan. 

Selain itu, kawasan ini juga ditopang oleh ruang panel, Tempat Pembuangan Sampah (TPS), dan fasilitas pendukung lainnya.

(Fachri Audhia Hafiez)