Para pemeran dan kru pembuat film 'Warkop DKI: Viralin Dong!' berfoto bersama dalam acara konferensi pers di Jakarta. Foto: ANTARA/Sri Dewi Larasati.
'Warkop DKI: Viralin Dong!' Libatkan Penulis Asal Thailand
Fachri Audhia Hafiez • 7 June 2026 07:55
Jakarta: Rumah produksi Falcon Pictures membuat gebrakan dalam penggarapan film drama komedi terbaru mereka, "Warkop DKI: Viralin Dong!". Demi menghadirkan struktur cerita yang lebih solid, pihak produser secara khusus melibatkan tiga penulis skenario papan atas asal Thailand, yakni Banjong Pisanthanakun, Chantavit Dhanasevi, dan Thamsatid Charoenrittichai.
"Enggak ketemu dalam arti kata kita udah ganti-ganti penulis Indonesia. Kita ngerasa ini kurang kuat untuk kita bisa tampilkan lagi di Warkop DKI ini, sampai kita ketemu Banjong dan tim," ujar Produser Falcon Pictures, Frederica, dalam konferensi pers di Jakarta, dilansir Antara, Sabtu, 6 Juni 2026.
Frederica membeberkan bahwa keputusan ini bermula dari pertemuan tim Falcon Pictures dengan Banjong Pisanthanakun sekitar dua tahun lalu. Pertemuan tersebut kemudian berkembang menjadi eksplorasi kerja sama kreatif lintas negara, di mana tim penulis Thailand memberikan sumbangsih berupa sinopsis dan riset mendalam.
"Dan akhirnya berkelanjutan, mereka memberikan sinopsis dan riset. Harus disisipkan semua budaya-budaya Indonesia di sini. Makanya ada penulis Thailand dan juga penulis Indonesia, seperti Theo, Dany, Darly, Herwin juga bantu nulis. Di samping itu, juga sama Pak Indro juga banyak memberikan input untuk menyempurnakan ceritanya, menyempurnakan skenarionya," tambah Frederica.
Keterlibatan Indro Warkop dalam proyek ini menjadi pilar penting untuk menjaga keaslian karakter. Personel asli Warkop DKI tersebut aktif memberikan gambaran mendalam mengenai esensi persahabatan, gaya candaan khas, hingga cara penyampaian kritik sosial yang menjadi corak utama grup lawak legendaris itu.
Banjong Pisanthanakun mengakui bahwa proyek "Warkop DKI: Viralin Dong!" merupakan pengalaman perdananya menulis skenario untuk industri perfilman Indonesia. Sebelum meramu cerita, ia bersama timnya terlebih dahulu mempelajari karya-karya terdahulu.
"Sebelumnya udah nonton film-film Falcon dan saya sebelumnya juga nonton film-film Warkop bersama tim penulis. Kesulitan kami, karena Indonesia dan Thailand kan berbeda. Untuk itulah sebelum kita menulis skrip kita melakukan riset dulu," ungkap Banjong.
Sementara itu, sutradara Herwin Novianto menjelaskan bahwa film ini dirancang sebagai jembatan emosional antar-generasi. Melalui formula baru ini, ia optimistis karya terbarunya dapat merangkul pencinta lama sekaligus menggaet penonton muda.
"Penonton lama akan menemukan kenangan, sementara penonton baru bisa menemukan keseruannya dari awal," kata Herwin.

Aktor Tora Sudiro (kiri), Desta Mahendra (tengah), Vino G. Bastian (kanan) menyampaikan keterangan dalam konferensi pers pra-tayang film "Warkop DKI: Viralin Dong!". Foto: ANTARA/Sri Dewi Larasati.
Film "Warkop DKI: Viralin Dong!" yang mendapuk Desta Mahendra, Vino G. Bastian, dan Tora Sudiro sebagai pemeran utama ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop tanah air mulai 11 Juni 2026 mendatang. Bagi Indro, kehadiran tiga aktor tersebut menjadi simbol estafet semangat kelestarian Warkop DKI.
"Warkop itu bukan hanya saya, Dono, dan Kasino. Saya bersyukur generasi sekarang mau melanjutkan itu. Melihat mereka bertiga di atas panggung tadi, saya seperti melihat semangat Warkop hidup lagi. Itu yang paling penting," ucap Indro.