Ketua Viking Ingatkan Bobotoh Jaga Ketertiban di GBLA

Ilustrasi Bobotoh. Dokumentasi/Istimewa

Ketua Viking Ingatkan Bobotoh Jaga Ketertiban di GBLA

Lukman Diah Sari • 21 May 2026 17:18

Bandung Barat: Ketua Viking Persib Club Tobias Ginanjar mengimbau Bobotoh untuk tertib pada laga penentu gelar juara Persib Bandung di Super League musim 2025/2026, yaitu saat melawan Persijap Jepara di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 23 Mei 2026.

“Kita imbau juga agar tertib tidak boleh turun ke lapangan. Tahun kemarin banyak yang masuk lapangan dan flare (suar) dinyalakan sehingga seremoni jadi kurang sakral karena tertutup asap dan kerumunan,” kata Tobias di Bandung Barat, Kamis, 21 Mei 2026, melansir Antara.


Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, saat diwawancarai oleh media di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Kamis (21/5/2026). ANTARA/Ilham Nugraha.

Persib Bandung hanya membutuhkan hasil imbang pada laga pamungkas tersebut untuk memastikan gelar juara musim ini. Ia menilai pengalaman perayaan juara musim sebelumnya harus menjadi pembelajaran bersama bagi Bobotoh agar tidak mengulangi kejadian yang mengganggu jalannya seremoni pengangkatan trofi.

Menurutnya, saat itu masih banyak suporter yang masuk ke lapangan dan menyalakan suar sehingga mengganggu jalannya perayaan juara. Tobias meminta Bobotoh tetap fokus memberikan dukungan penuh sepanjang pertandingan, meski Persib berada di posisi diuntungkan dalam perebutan gelar juara.

“Kita fokus dulu ke pertandingan karena ini belum pasti. Kita ingin memastikan dulu Persib juara dengan dukungan maksimal,” ucap dia.

Di sisi lain, Viking Persib Club juga mulai menyiapkan agenda perayaan jika Persib berhasil mengunci gelar juara, termasuk rencana konvoi pada 24 Mei serta koreografi khusus di laga pamungkas.

Selain itu, Tobias juga mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan suporter agar tidak merugikan klub akibat sanksi yang sudah beberapa kali dijatuhkan sepanjang musim ini.

Sepanjang musim 2025/2026, Persib tercatat harus menanggung kerugian akibat sanksi disiplin dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan total denda mencapai lebih dari Rp5 miliar akibat pelanggaran suporter.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)